BERITA TERKINI
Anindya Bakrie Dijadwalkan Hadiri Forum Rantai Pasok di Beijing, Dorong Penguatan Kerja Sama di Tengah Ketegangan Geopolitik

Anindya Bakrie Dijadwalkan Hadiri Forum Rantai Pasok di Beijing, Dorong Penguatan Kerja Sama di Tengah Ketegangan Geopolitik

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie, menyatakan dunia usaha Indonesia akan tetap agresif memperluas kerja sama global di tengah ketidakpastian geopolitik, termasuk konflik yang memanas di kawasan Timur Tengah.

Komitmen tersebut ditandai dengan rencana kehadiran Anindya dalam forum internasional di Beijing, China, pada 21 Juni 2026. Agenda itu disebut sebagai bagian dari upaya memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global yang dinilai menghadapi tekanan akibat dinamika geopolitik.

Anindya menjelaskan, partisipasi Indonesia dalam agenda tersebut berawal dari undangan resmi China Council for the Promotion of International Trade (CCPIT). Undangan itu disampaikan dalam forum The 4th China International Supply Chain Expo Roadshow yang digelar di Jakarta Selatan, Selasa (21/4/2026).

“Saya senang sekali dengan CCPIT yang mengundang kami hadir di Beijing pada 21 Juni dalam China International Supply Chain Expo Roadshow,” kata Anindya.

Menurutnya, momentum tersebut tidak hanya menjadi ruang diskusi, tetapi juga peluang untuk memperkuat kemitraan ekonomi strategis antara Indonesia dan China, khususnya terkait rantai pasok.

Di tengah ketegangan geopolitik, terutama konflik di Timur Tengah, Anindya menilai penguatan kerja sama ekonomi lintas negara menjadi semakin penting. Ia menekankan gangguan terhadap rantai pasok global merupakan risiko nyata yang perlu diantisipasi melalui kolaborasi yang lebih erat dengan mitra strategis.

“Di tengah perang Timur Tengah ini, hubungan Indonesia dan China justru harus semakin kuat. Kita perlu bicara lebih serius soal rantai pasok,” ujarnya.

Anindya menambahkan, situasi global saat ini menjadi pengingat bahwa ketahanan ekonomi tidak dapat bergantung pada satu jalur distribusi atau satu kawasan saja.

Selain menghadiri agenda utama, delegasi Kadin juga berencana memanfaatkan momentum yang bersamaan dengan pelaksanaan APEC CEO Forum di Beijing pada tanggal yang sama, dengan target mendorong kerja sama yang lebih nyata.