BERITA TERKINI
BI Perkirakan Pertumbuhan Ekonomi Global 2026 Melambat ke 3 Persen

BI Perkirakan Pertumbuhan Ekonomi Global 2026 Melambat ke 3 Persen

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memperkirakan pertumbuhan ekonomi global pada 2026 melambat menjadi 3 persen, turun dari proyeksi sebelumnya sebesar 3,1 persen. Perry menilai perlambatan ini dipengaruhi memburuknya prospek perekonomian dunia akibat konflik di Timur Tengah.

“Perang di Timur Tengah makin memperburuk kondisi dan prospek perekonomian global,” kata Perry dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (23/4/2026).

Menurut Perry, konflik tersebut turut mendorong kenaikan harga minyak dan komoditas global, serta memperdalam disrupsi rantai pasok perdagangan antarnegara. Kondisi itu, lanjutnya, membuat prospek pertumbuhan ekonomi dunia pada 2026 semakin melemah.

Selain pertumbuhan yang melambat, BI juga memperkirakan inflasi global akan lebih tinggi. Perry menyebut inflasi global diproyeksikan mencapai 4,2 persen, naik dari perkiraan sebelumnya 4,1 persen. Ia menilai situasi tersebut semakin mempersempit ruang pelonggaran kebijakan moneter di berbagai negara.

Perry juga menyinggung arah kebijakan suku bunga di Amerika Serikat. Ia memperkirakan penurunan Fed Fund Rate berpotensi mundur atau bahkan bertahan hingga akhir 2026. Pada saat yang sama, imbal hasil (yield) US Treasury disebut terus meningkat, dipengaruhi perkiraan defisit fiskal yang lebih besar, termasuk untuk pendanaan militer.

Di tengah ketidakpastian global, Perry menambahkan bahwa aliran modal dunia terus bergeser ke aset safe haven, terutama pasar uang Amerika Serikat, seiring meningkatnya preferensi investor terhadap aset yang dinilai lebih aman.