BERITA TERKINI
Delegasi Indonesia di Sidang IPU Istanbul Desak Aksi Nyata Global Hentikan Konflik Timur Tengah

Delegasi Indonesia di Sidang IPU Istanbul Desak Aksi Nyata Global Hentikan Konflik Timur Tengah

Delegasi Indonesia mendesak komunitas internasional mengambil langkah nyata untuk menghentikan konflik di Timur Tengah. Seruan itu disampaikan dalam Sidang Parlemen Dunia Inter-Parliamentary Union (IPU) yang berlangsung di Istanbul, Turki.

Dalam forum tersebut, Dr Jazuli Juwaini hadir sebagai Utusan Tetap IPU untuk Urusan Timur Tengah dari Parlemen Republik Indonesia. Ia menyampaikan misi diplomasi kemanusiaan di tengah eskalasi konflik di kawasan.

“Konflik Timur Tengah bukan lagi lokal, tetapi krisis regional yang meluas,” kata Jazuli pada Senin, 20 April 2026. Ia menilai akar konflik berasal dari agresi Israel terhadap Palestina.

Menurut Jazuli, konflik akan terus berulang selama penjajahan terhadap Palestina belum dihentikan. Ia menyebut kemerdekaan Palestina sebagai kunci utama bagi stabilitas kawasan.

Jazuli juga menyoroti meningkatnya ketegangan antara Israel dan Iran yang dinilai memperburuk situasi keamanan regional. Dampak konflik disebut meluas hingga negara-negara Teluk dan kawasan sekitarnya, dengan ancaman yang tidak hanya terkait keamanan, tetapi juga ekonomi dan energi.

Ia menilai jalur perdagangan strategis ikut terganggu akibat meningkatnya ketegangan geopolitik. Risiko perang terbuka disebut semakin nyata dan mengkhawatirkan.

Jazuli menegaskan pendekatan militer tidak akan menyelesaikan konflik, melainkan memperbesar penderitaan manusia. Ia menyoroti meningkatnya korban jiwa, pengungsi, serta kerusakan infrastruktur yang disebutnya sebagai tragedi kemanusiaan yang tidak boleh diabaikan.

Dalam pernyataannya, Jazuli mendesak IPU mengambil langkah konkret dan terkoordinasi secara global, serta tidak berhenti pada pernyataan dan kecaman. Ia juga mendorong semua pihak kembali ke meja perundingan dan menegaskan pentingnya penegakan hukum internasional tanpa standar ganda.

Jazuli menambahkan, Indonesia konsisten mendukung kemerdekaan Palestina sebagai amanat konstitusi dan tanggung jawab kemanusiaan. Ia menyatakan Indonesia akan terus aktif dalam diplomasi perdamaian internasional sebagai bagian dari sejarah dan komitmen bangsa.