Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan memperingatkan bahwa dunia tengah menghadapi krisis kekuasaan dan arah yang mendalam di tengah meningkatnya ketegangan global. Ia menyerukan pembaruan komitmen berbasis aturan terhadap diplomasi, dialog, dan kerja sama internasional.
Erdogan juga meminta negara-negara berkekuatan besar memanfaatkan gencatan senjata yang dinilainya masih rapuh antara Iran dan Amerika Serikat. Menurutnya, momentum tersebut perlu digunakan untuk mencegah eskalasi lebih lanjut.
Ia menegaskan, kegagalan mereformasi sistem internasional berisiko memicu konflik yang lebih luas. Pernyataan itu disampaikan pada Jumat (17/4).
Sehari setelahnya, Sabtu (18/4), Erdogan menyampaikan pandangan tersebut dalam pidatonya di Forum Diplomasi Antalya. Dalam kesempatan itu, ia menyoroti berbagai konflik yang berlangsung di sejumlah wilayah, mulai dari Gaza hingga Ukraina.