BERITA TERKINI
FEB UNG Gelar Guest Lecture Bahas Ketidakpastian Ekonomi Global, Dinamika Perdagangan, dan Tantangan Lingkungan

FEB UNG Gelar Guest Lecture Bahas Ketidakpastian Ekonomi Global, Dinamika Perdagangan, dan Tantangan Lingkungan

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Gorontalo (FEB UNG) menggelar guest lecture bertema “Global Economic Uncertainty, Trade Dynamics, and Environmental Challenges” pada Rabu, 22 April 2026. Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber internasional, Prof. Dr. Thinzar Win dan Kabiru Hannafi Ibrahim, Ph.D., M.Sc., B.Sc., MNES, MNIM, yang menyampaikan materi secara virtual.

Dalam perkuliahan tamu tersebut, dibahas meningkatnya ketidakpastian ekonomi global dalam beberapa tahun terakhir. Sejumlah faktor disebut sebagai pemicu, mulai dari pandemi COVID-19, konflik geopolitik, hingga fluktuasi suku bunga global, yang turut memengaruhi arah perekonomian berbagai negara.

Prof. Dr. Thinzar Win, Profesor sekaligus Kepala Departemen Ekonomi di Monywa University of Economics, menjelaskan bahwa ketidakpastian ekonomi global kini menjadi karakter utama dalam sistem ekonomi dunia. Menurutnya, kondisi tersebut berdampak langsung terhadap investasi, perdagangan, serta stabilitas kebijakan ekonomi, terutama di negara berkembang.

Ia juga menyoroti tantangan yang lebih besar dihadapi negara-negara emerging economies karena ketergantungan pada perdagangan internasional dan investasi asing, serta keterbatasan kapasitas kebijakan. Ketidakpastian global, lanjutnya, dapat memicu penurunan arus investasi, melemahnya nilai tukar, hingga meningkatnya inflasi yang pada akhirnya berpengaruh pada kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Kabiru Hannafi Ibrahim menyoroti keterkaitan perdagangan internasional dengan dampak lingkungan melalui konsep pollution haven hypothesis. Ia menguraikan kecenderungan negara maju memindahkan industri dengan tingkat polusi tinggi ke negara berkembang yang memiliki regulasi lingkungan lebih longgar. Ia juga menyampaikan temuan bahwa perdagangan barang berkontribusi terhadap peningkatan polusi, sedangkan perdagangan jasa berpotensi menekan emisi melalui efisiensi teknologi.

Dekan FEB UNG, Dr. Raflin Hinelo, S.Pd, M.Si, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya fakultas memperluas wawasan global mahasiswa. Ia menekankan pentingnya pemahaman dinamika ekonomi internasional yang tidak hanya berdampak pada aspek ekonomi, tetapi juga sosial dan lingkungan.

“Mahasiswa perlu memahami bahwa ketidakpastian ekonomi global bukan hanya isu makro, tetapi memiliki implikasi nyata terhadap kehidupan sehari-hari, termasuk peluang kerja, stabilitas harga, dan arah kebijakan pemerintah,” ujarnya.

Wakil Dekan Bidang Akademik, Dr. Irawati Abdul, SE, M.Si, menambahkan bahwa integrasi isu perdagangan dan lingkungan menjadi topik penting dalam kajian ekonomi modern. Menurutnya, pendekatan pembangunan berkelanjutan perlu menjadi perhatian utama dalam merespons dinamika global.

“Isu perdagangan tidak bisa dilepaskan dari dampak lingkungan. Oleh karena itu, mahasiswa perlu dibekali perspektif yang komprehensif agar mampu merumuskan solusi ekonomi yang berkelanjutan dan adaptif terhadap perubahan global,” jelasnya.

Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dan dosen FEB UNG. Melalui guest lecture tersebut, FEB UNG menegaskan komitmennya menghadirkan pembelajaran berbasis isu global sekaligus memperkuat kapasitas akademik mahasiswa dalam menghadapi tantangan ekonomi ke depan.