BERITA TERKINI
Harga Minyak Dunia Naik di Asia, Ketegangan AS–Iran Picu Kekhawatiran Pasokan

Harga Minyak Dunia Naik di Asia, Ketegangan AS–Iran Picu Kekhawatiran Pasokan

Harga minyak dunia melanjutkan penguatan pada perdagangan awal di pasar Asia, Jumat, 1 Mei 2026, di tengah kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan pasokan dari Timur Tengah akibat konflik berkepanjangan antara Amerika Serikat dan Iran.

Harga minyak mentah Brent untuk kontrak Juni naik 1 persen menjadi 111,50 dolar AS per barel. Sementara itu, minyak West Texas Intermediate (WTI) pengiriman Juni menguat 0,5 persen ke level 105,57 dolar AS per barel.

Sehari sebelumnya, Kamis, 30 April 2026, harga minyak dunia dilaporkan melonjak ke level tertinggi sejak krisis Rusia–Ukraina pada 2022, seiring meningkatnya ketegangan militer antara Washington dan Teheran.

Pasar merespons kabar bahwa Presiden Amerika Serikat Donald Trump tengah meninjau sejumlah opsi militer, termasuk kemungkinan serangan udara hingga operasi khusus untuk menyita cadangan uranium Iran. Pada saat yang sama, Washington menegaskan blokade laut di perairan Iran tetap diberlakukan sebagai bagian dari tekanan ekonomi.

Merespons langkah tersebut, Teheran menyatakan tetap akan menutup Selat Hormuz, jalur strategis yang memasok sekitar 20 persen kebutuhan minyak global. Data pelayaran terbaru juga disebut belum menunjukkan perbaikan arus distribusi energi di kawasan itu.

Meski status gencatan senjata diperpanjang, kebuntuan diplomasi antara kedua negara diperkirakan masih akan berlangsung. Sejumlah analis menilai harga minyak berpotensi bertahan di level tinggi dalam jangka pendek selama akses distribusi di Selat Hormuz masih terganggu.