BERITA TERKINI
IMF Nilai Indonesia Jadi “Titik Terang” Ekonomi Global, Menkeu Sebut Fundamental Tetap Kuat

IMF Nilai Indonesia Jadi “Titik Terang” Ekonomi Global, Menkeu Sebut Fundamental Tetap Kuat

WASHINGTON DC – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan Dana Moneter Internasional (IMF) mengapresiasi Indonesia dan menilai negara ini sebagai salah satu “bright spot” atau titik terang dalam perekonomian global di tengah ketidakpastian ekonomi dunia.

Pernyataan itu disampaikan Purbaya usai bertemu Managing Director IMF Kristalina Georgieva di Washington DC, Amerika Serikat, di sela agenda IMF–World Bank Spring Meeting. “IMF memuji Indonesia sebagai salah satu bright spot dalam perekonomian global karena fundamental ekonominya yang kuat,” ujar Purbaya dalam keterangan resmi, Senin (20/4/2026).

Menurut Purbaya, IMF menilai Indonesia memiliki fondasi ekonomi yang solid, termasuk kondisi fiskal yang terjaga serta ruang anggaran yang masih memadai untuk menghadapi tekanan global. IMF juga mengapresiasi kebijakan pemerintah Indonesia yang dinilai kredibel dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah dinamika global yang tidak menentu.

Dalam rangkaian agenda yang sama, Purbaya juga bertemu Presiden Grup Bank Dunia Ajay Banga. Dalam pertemuan tersebut, ia memaparkan agenda reformasi ekonomi pemerintah, termasuk hilirisasi industri, transformasi digital, serta perbaikan iklim investasi.

Langkah-langkah itu, kata Purbaya, ditujukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi jangka menengah hingga 8 persen sekaligus mendukung target Indonesia menjadi negara berpenghasilan tinggi pada 2045.

Pemerintah juga disebut tengah memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui restrukturisasi penyaluran kredit serta mendorong transisi energi, khususnya pengembangan energi baru terbarukan seperti panas bumi (geothermal).

Bank Dunia, lanjut Purbaya, menyatakan komitmennya untuk terus mendukung program pembangunan Indonesia melalui skema Country Partnership Framework (CPF), serta meminta Indonesia mengajukan prioritas pembangunan dalam waktu dekat.

Purbaya menghadiri rangkaian Pertemuan Musim Semi IMF–World Bank dan melakukan sejumlah pertemuan bilateral dengan berbagai mitra internasional, termasuk OECD, China, Polandia, dan Australia.