BERITA TERKINI
Konser “Symphony of the Archipelago” di Basel Tandai 75 Tahun Hubungan Indonesia–Swiss

Konser “Symphony of the Archipelago” di Basel Tandai 75 Tahun Hubungan Indonesia–Swiss

BASel — Konduktor Avip Priatna bersama Jakarta Concert Orchestra (JCO) dan Batavia Madrigal Singers (BMS) menggelar konser internasional bertajuk Symphony of the Archipelago di Stadtcasino Basel, Swiss, Jumat, 17 April 2026. Konser ini menjadi bagian dari perayaan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Swiss.

Penampilan di Basel merupakan kelanjutan dari acara Symphony of Friendship yang sebelumnya digelar di Jakarta pada 7 April 2026. Rangkaian konser tersebut disebut sebagai wujud diplomasi budaya Indonesia melalui seni musik di kancah internasional.

Duta Besar RI untuk Swiss, Ngurah Swajaya, menekankan peran hubungan antarmasyarakat dalam memperkuat kemitraan kedua negara. Ia menyampaikan bahwa musik dapat menjadi sarana yang menyatukan. “Musik adalah bahasa universal yang dapat menyatukan hati, pikiran, bahkan masa depan bersama,” ujarnya.

Apresiasi juga disampaikan Markus Leitner, Direktur Jenderal Asia Pasifik Departemen Luar Negeri Swiss. Ia memuji inisiatif Indonesia yang berupaya mempererat hubungan bilateral melalui seni dan budaya.

Dari panggung, Avip Priatna menegaskan keyakinannya bahwa musik memiliki kekuatan untuk menyatukan dan menginspirasi. Ia berharap konser tersebut dapat semakin mempererat persahabatan Indonesia dan Swiss.

Selama dua jam, ratusan penonton menikmati pertunjukan yang menampilkan kekayaan budaya Indonesia dengan dukungan sejumlah solois, antara lain Giovani Biga (biola), James Napoleon Lai (piano), Farman Purnama (tenor), dan Valentina Aman (mezzo-sopran), serta penampil lainnya.

Konser juga menghadirkan kejutan dengan membawakan lagu tradisional Swiss “Z'Basel am mym Rhy”, yang disambut antusias oleh penonton lokal.