Madiun — Korem 081/DSJ menggelar doa bersama untuk negeri di Masjid Jenderal Sudirman, Makorem 081/DSJ, Jalan Pahlawan No. 50, Kota Madiun, Selasa (21/4/2026). Kegiatan ini dilakukan di tengah kekhawatiran atas dampak konflik global yang dinilai dapat berpengaruh luas, termasuk bagi Indonesia.
Komandan Korem (Danrem) 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto mengatakan dinamika lingkungan strategis global yang semakin kompleks memberikan dampak signifikan terhadap berbagai negara, termasuk kondisi di dalam negeri. Ia menyinggung konflik global yang terjadi saat ini, khususnya antara Iran dengan Israel dan Amerika Serikat.
Menurut Untoro, situasi global yang tidak menentu menuntut seluruh elemen bangsa meningkatkan kewaspadaan sekaligus memperkuat persatuan dan kesatuan. Ia mengingatkan bahwa meski Indonesia tidak terlibat langsung dalam konflik, dampaknya dapat merambat ke berbagai aspek kehidupan masyarakat.
“Kita tidak boleh lengah. Meski Indonesia tidak terlibat langsung, dampak konflik global bisa merambat ke berbagai aspek kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, kita perlu memperkuat ketahanan nasional,” ujarnya dalam sambutan.
Untoro menegaskan doa bersama tersebut merupakan bentuk ikhtiar agar bangsa Indonesia tetap aman, damai, dan terhindar dari dampak negatif konflik global. Ia menyampaikan harapan agar Tuhan Yang Maha Esa memberikan perlindungan, menjauhkan bangsa dari berbagai ancaman, serta menjaga kondisi tetap aman dan kondusif.
Selain untuk negeri, doa bersama juga ditujukan agar Korem 081/DSJ senantiasa diberikan keselamatan, kekuatan, dan hasil terbaik dalam melanjutkan pengabdian kepada rakyat, bangsa, dan negara. Dalam kesempatan itu, Untoro turut menekankan kepada seluruh personel Korem 081/DSJ agar terus meningkatkan dedikasi, loyalitas, dan etos kerja dalam menjalankan tugas sehari-hari.