KRI Bima Suci membawa siswa taruna Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) serta peserta dari sejumlah negara sahabat ke Singapura, Kamis, dalam rangka menjalankan misi diplomasi.
Dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, kunjungan tersebut merupakan kelanjutan etape pelayaran Satuan Tugas (Satgas) Muhibah Diplomasi Duta Bangsa dan Latihan Praktek Kartika Jala Krida (KJK) 2026.
Komandan KRI Bima Suci Letkol Laut (P) Sugeng Hariyanto yang juga Komandan Satgas KJK 2026 menyatakan, kunjungan ke Singapura menjadi bagian penting dari misi diplomasi TNI AL. Menurut dia, kegiatan ini ditujukan untuk mempererat hubungan bilateral Indonesia dan Singapura.
Selain itu, kunjungan tersebut juga menjadi sarana pembelajaran bagi para taruna untuk memahami dinamika kerja sama maritim dan hubungan antarnegara. Selama berada di Singapura, Satgas KJK dijadwalkan melaksanakan berbagai kegiatan diplomasi guna memperkenalkan budaya Indonesia sekaligus memperkuat kerja sama antara kedua angkatan laut.
“Melalui pelayaran ini, KRI Bima Suci diharapkan tidak hanya menjadi sarana latihan bagi Taruna AAL, tetapi juga sebagai duta bangsa yang membawa nama baik Indonesia di dunia internasional,” ujar Sugeng.
Kedatangan KRI Bima Suci di Singapura disambut sejumlah pejabat, antara lain Deputy Chief of Mission (DCM) KBRI Singapura Susilo Djati Ismojo, Sahli Kasal Laksda TNI Monang Hatarongan, Atase Pertahanan RI Kolonel (Pnb) Hendra Supriyadi, Atase Laut Kolonel (Mar) Novianto Danang Kurniawan, Atase Darat Kolonel Inf M. Windra Lisrianto, staf KBRI Singapura Wiliyam Saroinsong, ILO IFC Letkol Laut (P) Wahyu Idarta, Asisten Atase Pertahanan Mayor Laut (P) Ardias Martanto, serta pejabat Republic of Singapore Navy (RSN).