China tercatat sebagai negara dengan kepemilikan hak paten kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) terbesar di dunia. Berdasarkan Digital China Development Report (2025) yang dirilis Administrasi Data Nasional China (National Data Administration/NDA), porsi paten AI yang dimiliki China mencapai 60% dari total paten AI secara global.
Informasi tersebut dipublikasikan dalam forum utama Digital China Summit ke-9 di Fujian, sebagaimana dikutip pada Jumat (1/5/2026). Temuan itu menempatkan China sebagai pemegang paten AI terbesar di tingkat global dan menggambarkan percepatan inovasi teknologi di negara tersebut.
Selain dominasi pada paten AI, laporan yang sama juga mencatat pertumbuhan ekonomi digital China. NDA menyebut nilai tambah industri inti ekonomi digital kini menyumbang lebih dari 10,5% terhadap produk domestik bruto (PDB) China.