Diplomat senior sekaligus mantan Duta Besar Republik Indonesia untuk Jerman periode 2009–2013, Eddy Pratomo, meninggal dunia pada Rabu, 29 April 2026, dalam usia 72 tahun.
Kabar duka tersebut disampaikan Kementerian Luar Negeri melalui unggahan di media sosial. Dalam pernyataannya, Kemlu menyampaikan doa agar amal ibadah almarhum diterima dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.
Eddy Pratomo dikenal sebagai ahli hukum internasional. Ia disebut berkontribusi dalam penguatan hubungan bilateral Indonesia–Jerman, termasuk pada peringatan 60 tahun hubungan diplomatik kedua negara, serta aktif dalam negosiasi batas maritim.
Dalam kariernya, Eddy pernah menjabat sebagai Direktur Jenderal Hukum dan Perjanjian Internasional Kementerian Luar Negeri serta Utusan Khusus Presiden RI untuk penetapan batas maritim Indonesia–Malaysia.
Di bidang akademik, ia menjabat sebagai Dekan Fakultas Hukum Universitas Pancasila sejak 2020 hingga wafat. Ia juga merupakan Guru Besar Hukum Laut Universitas Diponegoro.
Pada Mei tahun lalu, pemerintah Indonesia mencalonkan Eddy sebagai kandidat hakim Pengadilan Internasional untuk Hukum Laut (International Tribunal for the Law of the Sea/ITLOS) untuk masa kerja 2026–2035. ITLOS merupakan pengadilan internasional independen yang dibentuk berdasarkan Konvensi Hukum Laut PBB 1982 (UNCLOS) dan berwenang menyelesaikan sengketa terkait interpretasi serta penerapan konvensi tersebut, termasuk perkara yang berhubungan dengan eksplorasi dan eksploitasi sumber daya laut, perlindungan lingkungan laut, dan isu hukum maritim lainnya.
Berbasis di Hamburg, Jerman, ITLOS dijadwalkan menggelar pemilihan tujuh posisi hakim pada Juni mendatang di New York, Amerika Serikat. Pencalonan Eddy, menurut pemerintah, merupakan upaya untuk merefleksikan kepentingan negara-negara berkembang, terutama di kawasan Asia Tenggara. Namun, Eddy wafat sebelum proses pemilihan berlangsung.
Mantan Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi menyebut Eddy sebagai sosok diplomat yang tidak pernah lelah untuk terus belajar. Ia dilaporkan meninggal di Rumah Sakit Mandaya, Tangerang, Banten, pada pagi hari 29 April 2026.