Jakarta — Presiden Prabowo Subianto mengatakan konflik geopolitik global, seperti perang di Ukraina dan situasi di Gaza, berpotensi memicu lonjakan harga komoditas pangan dan energi di pasar domestik.
Dalam pernyataan melalui video yang diunggah di kanal YouTube Sekretariat Kabinet pada Rabu, Prabowo menekankan bahwa peristiwa di berbagai belahan dunia dapat berdampak langsung terhadap Indonesia, termasuk pada harga komoditas utama.
“Apa yang terjadi di belahan jauh bumi kita, berpengaruh kepada kita. Apa yang terjadi di Ukraina berpengaruh kepada kita, berpengaruh kepada harga jagung, harga gandum, harga minyak,” kata Prabowo.
Ia menjelaskan gejolak di Ukraina, Gaza, hingga ketegangan di Teluk Persia yang melibatkan Iran dan Amerika-Israel telah menekan stabilitas ekonomi nasional.
Menurut Prabowo, kondisi tersebut menuntut Indonesia untuk segera memperkuat fondasi ekonomi yang mandiri agar tidak terus bergantung pada dinamika krisis di luar perbatasan.
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga membandingkan stabilitas keamanan Indonesia dengan sejumlah negara yang saat ini terdampak perang, seperti Lebanon, Sudan, Somalia, Yaman, dan Afghanistan.