Presiden Prabowo Subianto mengingatkan bahwa konflik geopolitik global, seperti perang di Ukraina dan situasi di Gaza, dapat memicu lonjakan harga komoditas pangan dan energi di pasar domestik. Menurutnya, peristiwa yang terjadi di luar negeri dapat berdampak langsung pada Indonesia, termasuk terhadap harga jagung, gandum, dan minyak.
Hal itu disampaikan Prabowo dalam peresmian proyek hilirisasi di Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2026), yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Kabinet. Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyinggung ketegangan di Teluk Persia antara Iran dan Amerika-Israel sebagai bagian dari dinamika global yang dinilainya menekan stabilitas ekonomi nasional.
Prabowo menyatakan kondisi tersebut menuntut Indonesia memperkuat fondasi ekonomi mandiri agar tidak terus bergantung pada krisis yang terjadi di luar perbatasan. Ia menilai penguatan kemandirian menjadi penting di tengah ketidakpastian dunia yang semakin kompleks.
Dalam pidatonya, Prabowo membandingkan stabilitas keamanan Indonesia dengan sejumlah negara yang saat ini terdampak perang, seperti Lebanon, Sudan, Somalia, Yaman, dan Afghanistan. Ia menyebut Indonesia ditempatkan sebagai salah satu negara paling aman di dunia dan menekankan pentingnya menjaga perdamaian.
Prabowo juga menegaskan nasionalisme dan persatuan sebagai tameng utama menghadapi kekuatan besar dunia atau hegemon yang, menurutnya, berupaya mendominasi kekayaan sumber daya negara lain. Ia berpendapat bangsa yang tidak berani mengelola kekayaan alamnya sendiri akan terus terjebak dalam kemiskinan dan ketergantungan pada rantai perdagangan global.
Karena itu, Prabowo menilai program hilirisasi sebagai langkah untuk memastikan nilai tambah sumber daya alam dikelola dan dinikmati oleh rakyat Indonesia. Ia turut mengajak teknokrat, ilmuwan, dan pelaku industri untuk bersinergi menjaga kedaulatan ekonomi nasional.
Dalam ajakannya, Prabowo menekankan peran para ahli dan kalangan akademik untuk berkontribusi bagi kepentingan bangsa dan rakyat di tengah tantangan global yang terus berkembang.