BERITA TERKINI
SMA Al Muslim Gelar Simulasi Diplomasi Internasional untuk Siswa Kelas XI

SMA Al Muslim Gelar Simulasi Diplomasi Internasional untuk Siswa Kelas XI

SIDOARJO — SMA Al Muslim menyelenggarakan kegiatan edukatif bertajuk Al Muslim Youth for Global Issues (AMYGI) pada 28–29 April 2026. Agenda tahunan ini diikuti siswa kelas XI dan dirancang sebagai simulasi internasional untuk melatih kemampuan berpikir kritis, komunikasi, riset, serta diplomasi global.

AMYGI menjadi sarana pembelajaran yang mendorong siswa menganalisis isu-isu global terkini dan merumuskan solusi. Dalam pelaksanaannya, peserta bekerja secara kolaboratif menyusun dan mempresentasikan position paper yang memuat tiga komponen utama, yakni country’s position, national effort, dan proposed solution.

Kepala SMA Al Muslim, Dr. Mahmudah, S.Ag., M.Pd., mengatakan pendekatan tersebut melatih siswa melihat persoalan global dari berbagai perspektif sekaligus mengembangkan kemampuan menyusun argumen dan solusi berbasis data serta riset. “Pendekatan ini melatih siswa untuk melihat permasalahan global dari berbagai perspektif, sekaligus mengembangkan kemampuan menyusun argumen dan solusi berbasis data serta riset,” ujarnya.

Kegiatan ini mengadopsi konsep International Model United Nations (MUN) dan menghadirkan atmosfer diplomasi internasional. Selama simulasi, siswa berperan sebagai delegasi negara yang dituntut menyampaikan gagasan, mempertahankan argumen, serta bernegosiasi secara profesional. Dr. Mahmudah menilai proses tersebut efektif mengasah kemampuan komunikasi, kecakapan berdiplomasi, dan kepercayaan diri berbicara di depan publik.

Menurutnya, AMYGI sejalan dengan program Leadership, salah satu program unggulan sekolah yang berorientasi pada pembentukan profil lulusan berkarakter global, berintegritas, dan memiliki kemampuan diplomasi. “AMYGI adalah wadah strategis untuk mempersiapkan siswa menghadapi tantangan dunia internasional. Mereka belajar mengambil peran, menganalisis persoalan global, dan menawarkan solusi secara bertanggung jawab,” kata Dr. Mahmudah.

Ketua Panitia, Ustazah Enes Tiara Evanda, menyampaikan salah satu keunggulan AMYGI adalah kehadiran panelis internasional yang merupakan native speaker dari dalam dan luar negeri. Para panelis tidak hanya menjadi penilai, tetapi juga memberikan masukan konstruktif untuk memperkaya wacana dan meningkatkan kualitas pemikiran siswa. “Interaksi langsung dengan native speaker memberikan pengalaman yang autentik bagi siswa, terutama dalam praktik bahasa Inggris dan memahami perspektif global. Ini penting untuk membentuk kemampuan komunikasi lintas budaya,” ujarnya.

Sejumlah panelis internasional turut memberikan apresiasi. Mr. Omar Vitessa Nasution menilai siswa SMA Al Muslim memiliki kekuatan dalam menyusun argumen berbasis data dan statistik. Susana Merary Romero dari El Salvador mengapresiasi ketelitian siswa dalam menyajikan informasi dan merumuskan solusi melalui riset mendalam. Sementara Mohamed Amine Mecibah dari Algeria menilai para siswa menunjukkan kemampuan integratif dalam mengombinasikan ide dan data, serta sigap menanggapi pertanyaan panelis maupun delegasi lain.

Melalui AMYGI, SMA Al Muslim menegaskan upaya menghadirkan pengalaman belajar yang kontekstual dan relevan dengan kebutuhan masa depan. Dr. Mahmudah menambahkan, kegiatan ini bertujuan mendorong peserta didik tidak hanya menjadi penerima ilmu, tetapi juga pemikir kritis dan problem solver dalam merespons isu-isu global.