BERITA TERKINI
Survei Kuartal I-2026: Sentimen Bisnis Kanada Membaik, Konsumen Masih Menahan Belanja di Tengah Ketidakpastian Global

Survei Kuartal I-2026: Sentimen Bisnis Kanada Membaik, Konsumen Masih Menahan Belanja di Tengah Ketidakpastian Global

Data terbaru dari Canadian Business Outlook Survey (BOS) dan Canadian Survey of Consumer Expectations untuk kuartal pertama 2026 menunjukkan gambaran ekonomi Kanada yang belum sepenuhnya pulih, namun mulai memperlihatkan perbaikan pada sejumlah indikator. Di saat yang sama, kekhawatiran atas harga yang tinggi dan ketidakpastian ekonomi masih menahan rencana belanja rumah tangga.

BOS—yang merangkum pandangan pemimpin bisnis terkait prospek penjualan, investasi, dan tenaga kerja—dikumpulkan dalam dua tahap. Gelombang pertama dilakukan pada 5–25 Februari 2026, sebelum pecahnya perang di Timur Tengah. Setelah konflik dimulai, survei lanjutan melalui panggilan dilakukan pada 18–27 Maret 2026 untuk menangkap perubahan sentimen pelaku usaha, disertai konsultasi lebih mendalam pada industri yang paling terdampak.

Survei ekspektasi konsumen juga dirilis pada periode yang sama dan menggunakan pendekatan serupa: pengumpulan data awal sebelum perang Timur Tengah, kemudian pertanyaan lanjutan yang lebih spesifik untuk memotret pandangan serta perilaku konsumen setelah konflik berlangsung.

Dari sisi rumah tangga, temuan utama kuartal pertama 2026 menunjukkan rencana belanja konsumen Kanada masih tertahan. Faktor penekannya adalah kekhawatiran terhadap harga yang tinggi serta ketidakpastian ekonomi secara umum. Meski demikian, survei mencatat konsumen merasa “kurang negatif” dibanding kuartal sebelumnya, seiring tekanan akibat ketegangan dagang yang disebut mulai mereda.

Sementara itu, indikator yang menonjol dari sisi bisnis adalah Business Service Indicator yang dilaporkan Bank of Canada. Angkanya berada di -0,36 pada kuartal pertama 2026, masih di wilayah negatif namun membaik signifikan dari -1,78 pada kuartal keempat 2025. Perbaikan ini mengindikasikan pelemahan sentimen di sektor jasa tidak sedalam periode sebelumnya, meskipun tantangan belum sepenuhnya hilang.

Rangkaian data tersebut muncul pada saat pasar global juga dihadapkan pada ketidakpastian geopolitik. Dalam konteks itu, pergerakan aset dan mata uang dapat dipengaruhi oleh kombinasi antara sinyal domestik Kanada yang membaik dan perubahan selera risiko global akibat perang di Timur Tengah.

Untuk pasangan USD/CAD, membaiknya sentimen bisnis dan konsumen berpotensi memberi dukungan pada dolar Kanada. Namun arah pergerakan tetap bergantung pada respons dolar AS terhadap kondisi global, termasuk kemungkinan penguatan USD saat pasar mencari aset safe haven.

Di sisi lain, emas (XAU/USD) cenderung sensitif terhadap meningkatnya ketidakpastian geopolitik. Konflik di Timur Tengah dapat mendorong minat pada aset lindung nilai, sementara perbaikan indikator di Kanada dinilai hanya memberi pengaruh yang lebih kecil dibanding faktor geopolitik yang sedang dominan.

Secara keseluruhan, survei kuartal pertama 2026 menggambarkan ekonomi Kanada yang menunjukkan tanda perbaikan terbatas, terutama pada sektor jasa, namun masih dibayangi kehati-hatian konsumen dan ketidakpastian global. Data ini menambah konteks bagi pelaku pasar dalam menilai keseimbangan antara sinyal pemulihan domestik dan tekanan risiko geopolitik yang lebih luas.