MANILA – Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) menyampaikan keprihatinannya atas eskalasi ketegangan di Semenanjung Korea menyusul serangkaian uji coba rudal yang dilakukan Korea Utara (Korut). Sikap ini disampaikan dalam pernyataan bersama usai pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN di Manila, Filipina.
Dalam pernyataan tersebut, ASEAN menyoroti dampak serius dari perkembangan situasi di Semenanjung Korea terhadap stabilitas dan keamanan kawasan Asia secara luas, termasuk negara-negara anggota ASEAN. Uji coba rudal balistik antarbenua (ICBM) yang dilakukan Korut pada 4 dan 28 Juli 2017, peluncuran rudal balistik sebelumnya, serta dua uji coba nuklir pada 2016, dianggap sebagai ancaman signifikan bagi perdamaian regional dan global.
"Kami, para Menteri Luar Negeri ASEAN, mengulangi keprihatinan serius atas eskalasi ketegangan tersebut," ujar pernyataan bersama yang diterima pada Minggu (6/8). ASEAN juga mendesak Korea Utara agar segera mematuhi seluruh kewajiban yang diatur dalam resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) yang relevan.
Lebih jauh, para Menlu ASEAN menegaskan dukungan mereka terhadap upaya denuklirisasi di Semenanjung Korea. Mereka mengimbau semua pihak untuk menahan diri dan menciptakan kondisi yang kondusif bagi dialog sebagai sarana utama mengurangi ketegangan di wilayah tersebut.
ASEAN juga menyatakan dukungan terhadap berbagai inisiatif yang bertujuan memperbaiki hubungan antar-Korea dan membangun perdamaian yang berkelanjutan di Semenanjung Korea. Dalam konteks ini, ASEAN siap berperan secara konstruktif dalam upaya menjaga perdamaian dan stabilitas.
"Kami menyerukan kepada Korea Utara, sebagai peserta ASEAN Regional Forum (ARF), untuk memberikan kontribusi positif dalam mewujudkan visi ARF yang menjaga Asia-Pasifik sebagai kawasan yang stabil, damai, dan makmur," tambah pernyataan tersebut. ASEAN menekankan pentingnya semangat saling percaya, penghargaan, serta kerja sama dalam mengatasi ancaman dan tantangan keamanan guna mencegah potensi eskalasi konflik dan menciptakan lingkungan yang mendukung pembangunan berkelanjutan serta peningkatan kualitas hidup masyarakat di kawasan.