Pasar saham Asia menguat meski ketegangan yang melibatkan Iran masih berlangsung. Pergerakan positif ini terjadi ketika pelaku pasar tetap mencermati sejumlah risiko geopolitik yang berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi global.
Investor juga terus memantau perkembangan harga minyak, yang menjadi salah satu faktor utama dalam sentimen pasar. Kenaikan harga minyak dinilai dapat berdampak pada biaya energi dan inflasi, sehingga berpotensi memengaruhi prospek pertumbuhan dan kebijakan ekonomi di berbagai negara.
Di tengah situasi tersebut, perhatian pasar tertuju pada kemungkinan eskalasi konflik global. Ketidakpastian geopolitik dan pergerakan harga komoditas, khususnya minyak, diperkirakan tetap menjadi faktor yang memengaruhi arah pasar dalam waktu dekat.

