BERITA TERKINI
Gus Ulil Jelaskan Kunjungan PBNU ke Tiga Kedubes di Tengah Konflik Iran-Israel

Gus Ulil Jelaskan Kunjungan PBNU ke Tiga Kedubes di Tengah Konflik Iran-Israel

Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Ulil Abshar Abdalla memberikan klarifikasi atas tudingan dan framing negatif yang beredar di media sosial terkait langkah diplomasi PBNU di tengah perang yang melibatkan Amerika Serikat (AS)-Israel dan Iran.

Ulil, yang akrab disapa Gus Ulil, menegaskan PBNU mengambil peran melalui diplomasi “soft” atau diplomasi lunak untuk menyuarakan aspirasi perdamaian. Upaya tersebut dilakukan bersama Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf dengan mengunjungi tiga kedutaan besar negara yang terkait langsung maupun tidak langsung dengan konflik, yakni Kedutaan Besar Iran, Arab Saudi, dan Amerika Serikat.

Menurut Gus Ulil, rangkaian kunjungan itu bertujuan menyampaikan sikap dan aspirasi PBNU kepada negara-negara tersebut. Selain itu, PBNU juga ingin memperoleh informasi langsung mengenai situasi yang terjadi, termasuk versi resmi dari masing-masing pihak.

“Kunjungan ke tiga kedutaan besar negara-negara yang terlibat di dalam perang Iran-Israel ini sebetulnya ditujukan pertama untuk menyampaikan aspirasi PBNU sebagai lembaga kepada tiga negara ini,” ujar Gus Ulil dalam Diskusi Pojok Kramat bertajuk “Peran NU dalam Perdamaian Dunia” yang digelar Lakpesdam di Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Selasa (7/4/2026).

Ia menilai langkah tersebut penting agar PBNU tidak hanya bergantung pada informasi dari media massa, melainkan juga mendapatkan gambaran yang lebih utuh dan berimbang dari pihak-pihak terkait.