BERITA TERKINI
Indonesia dan ASEAN Waspadai Perlombaan Senjata Nuklir di Tengah Ketegangan Global

Indonesia dan ASEAN Waspadai Perlombaan Senjata Nuklir di Tengah Ketegangan Global

Pakta Intermediate-Range Nuclear Forces (INF) yang ditandatangani oleh Presiden Amerika Serikat Ronald Reagan dan Sekretaris Jenderal Uni Soviet Mikhail Gorbachev pada tahun 1987, telah menjadi tonggak penting dalam upaya pengendalian senjata nuklir. Perjanjian ini melarang pengembangan, pengujian, dan kepemilikan rudal balistik dan jelajah yang diluncurkan dari darat dengan jangkauan menengah, baik yang bermuatan nuklir maupun konvensional.

Namun, di tengah dinamika geopolitik saat ini, Indonesia bersama dengan negara-negara anggota ASEAN menyatakan keprihatinannya terhadap potensi perlombaan senjata nuklir yang melibatkan negara-negara kuat. Mereka menilai bahwa eskalasi persenjataan nuklir dapat mengancam stabilitas dan keamanan kawasan Asia Tenggara.

Upaya Pengendalian Senjata

  • Pakta INF sebagai contoh keberhasilan pengendalian senjata nuklir.
  • Perlombaan senjata nuklir yang berpotensi meningkat di antara negara-negara besar.
  • Peran ASEAN dalam menjaga keamanan dan stabilitas regional.

Indonesia dan ASEAN menekankan pentingnya dialog dan diplomasi dalam mengatasi ketegangan serta mendorong komitmen internasional untuk mencegah penyebaran senjata nuklir. Langkah ini dianggap krusial demi menjaga perdamaian dan keamanan di kawasan yang rentan terhadap konflik global.