BERITA TERKINI
Inflasi Filipina Naik ke Level Tertinggi Hampir Dua Tahun, Dipicu Lonjakan Harga Energi

Inflasi Filipina Naik ke Level Tertinggi Hampir Dua Tahun, Dipicu Lonjakan Harga Energi

Inflasi di Filipina melonjak pada Maret, mencatat level tertinggi dalam hampir dua tahun terakhir seiring kenaikan harga energi yang dipicu perang Iran. Gangguan pasokan energi mendorong harga bahan bakar naik dan menekan biaya hidup.

Otoritas Statistik Filipina melaporkan indeks harga konsumen (IHK) meningkat 4,1% secara tahunan (year-on-year/YoY). Angka tersebut melampaui estimasi rata-rata 3,8% dalam survei Bloomberg News dan naik tajam dibandingkan inflasi Februari yang tercatat 2,4%.

Filipina dinilai rentan terhadap gejolak energi karena mengimpor hampir seluruh kebutuhan minyaknya dari Timur Tengah. Harga minyak dunia terus meningkat setelah Iran memperketat kendali atas lalu lintas di Selat Hormuz yang vital, sehingga negara-negara pengimpor, termasuk Filipina, terdorong berebut mengamankan pasokan.

Bangko Sentral ng Pilipinas menyatakan inflasi kemungkinan menembus batas atas target 4% tahun ini. Meski demikian, dalam rapat di luar jadwal bulan lalu, bank sentral mempertahankan suku bunga acuannya dengan pertimbangan bahwa kebijakan moneter memiliki “efektivitas yang terbatas” untuk merespons guncangan pasokan.