JAKARTA — Memanasnya ketegangan geopolitik global memunculkan kekhawatiran baru di dalam negeri, seiring sinyal potensi lonjakan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Kondisi tersebut diproyeksikan dapat menekan daya beli masyarakat serta meningkatkan biaya operasional sektor transportasi di berbagai wilayah.
Menanggapi situasi itu, Davigo, salah satu produsen motor listrik (electric vehicle/EV) lokal, menyatakan bahwa dinamika global yang memengaruhi harga energi perlu menjadi momentum untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik di Indonesia. Perusahaan menilai kendaraan listrik dapat menjadi solusi jangka panjang untuk mengurangi ketergantungan pada minyak yang harganya rentan berfluktuasi.
“Ketika harga BBM sangat dipengaruhi dinamika global, maka masyarakat Indonesia berada dalam posisi rentan. Motor listrik menjadi solusi untuk memutus ketergantungan tersebut,” kata Aprizal, GM Davigo.
Menurut Davigo, kendaraan listrik menawarkan stabilitas finansial yang dinilai sulit ditandingi kendaraan berbahan bakar fosil, terutama ketika harga BBM berpotensi naik akibat faktor eksternal.

