BERITA TERKINI
KRI Bima Suci Jalankan Diplomasi Maritim, Komandan Satgas KJK 2026 Temui Pangkoarmada I dan Gubernur Sumut

KRI Bima Suci Jalankan Diplomasi Maritim, Komandan Satgas KJK 2026 Temui Pangkoarmada I dan Gubernur Sumut

BELAWAN — Komandan KRI Bima Suci Letkol Laut (P) Sugeng Hariyanto, M.Tr.Opsla., yang juga menjabat Komandan Satuan Tugas Kartika Jala Krida (KJK) 2026, melaksanakan rangkaian kunjungan kehormatan (courtesy call) di Belawan, Senin (6/4/2026). Kegiatan ini disebut sebagai bagian dari upaya memperkuat peran diplomasi angkatan laut (naval diplomacy) di tingkat internasional.

Rangkaian kunjungan tersebut melibatkan perwira TNI AL, Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan ke-73, serta peserta Asean Plus Cadet Sail (APCS) 2026 dari 25 negara. Seluruh agenda itu merupakan bagian dari Satgas Muhibah Diplomasi Duta Bangsa dan Lattek KJK 2026.

Rombongan Satgas KJK 2026 dipimpin Letkol Sugeng Hariyanto dan diterima Komandan Komando Daerah Angkatan Laut I (Pangkoarmada I) Laksamana Muda TNI Deny Septiana, S.I.P., M.A.P., di Markas Koarmada I, Belawan. Dalam pertemuan itu, Letkol Sugeng menyampaikan apresiasi atas sambutan dan dukungan Koarmada I selama KRI Bima Suci bersandar di Belawan.

“Kami sangat berterima kasih atas sambutan hangat yang diberikan. Semoga kunjungan ini tidak hanya menjadi bagian dari latihan, tetapi juga dapat menjadi daya tarik wisata bahari serta memberikan pengalaman dan pengetahuan budaya yang berharga bagi para peserta APCS 2026,” kata Letkol Sugeng dalam keterangan pers.

Setelah itu, rombongan melanjutkan courtesy call ke Kantor Gubernur Sumatera Utara dan diterima Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution. Kunjungan tersebut dimaksudkan sebagai bentuk apresiasi atas sambutan kedatangan KRI Bima Suci serta dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, terutama dalam memfasilitasi kegiatan cultural visit bagi Taruna AAL Angkatan ke-73 dan peserta APCS 2026 selama berada di Kota Medan.

Gubernur Bobby Nasution menyatakan kehadiran kapal layar tiang tinggi TNI AL tersebut menjadi kebanggaan bagi masyarakat Sumatera Utara. Ia juga menyampaikan dukungan terhadap kegiatan yang dinilai dapat memperkenalkan budaya dan pariwisata daerah. “Kami mendukung penuh kegiatan positif ini sebagai ajang promosi budaya dan pariwisata Sumatera Utara di mata dunia,” ujarnya.

Dalam keterangan yang sama, pelaksanaan muhibah dan latihan terintegrasi ini disebut sebagai implementasi Program Prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, yang menekankan pentingnya diplomasi angkatan laut untuk membangun kerja sama internasional dan menjaga stabilitas kawasan.

Dengan melibatkan taruna dari 25 negara dan menjadikan KRI Bima Suci sebagai ikon, KJK 2026 disebut bertujuan meningkatkan kemampuan taruna di bidang kemaritiman sekaligus mempererat hubungan bilateral dan multilateral dengan negara sahabat. Kehadiran KRI Bima Suci di Pelabuhan Belawan juga diharapkan menjadi daya tarik wisata edukasi maritim serta simbol persahabatan antarbangsa melalui laut.