Lonjakan harga energi global yang dipicu konflik di Timur Tengah mendorong sejumlah negara mengambil langkah untuk menekan konsumsi bahan bakar. Salah satu kebijakan yang banyak diterapkan adalah kerja dari rumah atau work from home (WFH), yang ditujukan untuk mengurangi mobilitas harian dan penggunaan BBM.
Dampak kenaikan harga energi tidak hanya dirasakan sektor industri, tetapi juga memengaruhi pola kerja di berbagai negara. Sejumlah pemerintah mulai menerapkan WFH secara lebih luas sebagai bagian dari upaya efisiensi energi. Indonesia disebut mulai mengadopsi langkah serupa sebagai respons terhadap situasi global.
Berikut daftar beberapa negara yang menerapkan kebijakan WFH dalam rangka penghematan energi:
1. Pakistan
Pemerintah Pakistan di bawah kepemimpinan Shahbaz Sharif memberlakukan kebijakan WFH bagi 50 persen pekerja. Selain itu, masa libur sekolah juga diperpanjang sejak awal Maret.
Kebijakan tersebut diambil untuk menekan konsumsi bahan bakar di tengah lonjakan harga minyak global. Kenaikan harga BBM di Pakistan dilaporkan mencapai 55 rupee per liter, yang disebut sebagai salah satu kenaikan terbesar dalam sejarah negara itu.
2. Thailand
Thailand memberlakukan WFH bagi pegawai negeri sejak 3 Maret atas kebijakan Anutin Charnvirakul. Namun, ketentuan ini tidak berlaku bagi sektor pelayanan publik.
Selain WFH, pemerintah Thailand juga mengeluarkan sejumlah imbauan penghematan energi, antara lain mengatur suhu AC pada 26–27 derajat Celsius, mengenakan pakaian kerja yang lebih santai, mematikan perangkat listrik saat tidak digunakan, hingga mengurangi penggunaan lift.
3. Vietnam
Pemerintah Vietnam melalui Kementerian Perdagangan mengimbau pelaku usaha menerapkan sistem WFH. Langkah ini diarahkan untuk mengurangi mobilitas serta konsumsi BBM.
Vietnam disebut menjadi salah satu negara yang terdampak signifikan karena ketergantungan impor energi dari Timur Tengah, terutama setelah distribusi energi global terganggu.
4. Sri Lanka
Sri Lanka menerapkan WFH sekaligus memangkas hari kerja menjadi empat hari dalam sepekan. Kebijakan ini diumumkan oleh Prabath Chandrakeerthi selaku Komisaris Jenderal Layanan Esensial.
Sejak 18 Maret, hari Rabu ditetapkan sebagai hari libur tambahan. Kebijakan tersebut juga berlaku untuk sekolah dan universitas sebagai bagian dari langkah penghematan energi nasional.
5. Mesir
Pemerintah Mesir menetapkan kebijakan WFH mulai April 2026, dengan aturan satu hari kerja dari rumah setiap pekan bagi para pekerja.
Meski demikian, sektor vital seperti rumah sakit, sekolah, dan pabrik tetap beroperasi normal. Pemerintah juga mewajibkan toko, restoran, dan kafe tutup lebih awal sebelum pukul 21.00 waktu setempat sejak 28 Maret.
Berbagai kebijakan tersebut mencerminkan upaya sejumlah negara menghadapi tekanan krisis energi. Dengan membatasi mobilitas dan aktivitas operasional, pemerintah berharap konsumsi energi dapat ditekan sekaligus menjaga stabilitas ekonomi di tengah ketidakpastian global.

