BERITA TERKINI
Pedagang Plastik di Lhokseumawe Keluhkan Kenaikan Harga hingga Hampir Dua Kali Lipat

Pedagang Plastik di Lhokseumawe Keluhkan Kenaikan Harga hingga Hampir Dua Kali Lipat

Pedagang plastik di Kota Lhokseumawe mengeluhkan lonjakan harga sejumlah produk plastik yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Kenaikan ini diduga dipengaruhi dampak konflik geopolitik antara Iran dan Amerika Serikat yang berimbas pada distribusi serta harga bahan baku.

Mansyur (46), pedagang di Toko Mitra Plastik Pajak Inpres Lhokseumawe, mengatakan kenaikan harga mulai terasa signifikan sejak Ramadan. Menurutnya, kondisi tersebut membuat daya beli masyarakat menurun dan aktivitas perdagangan menjadi lesu.

“Sejak Ramadan harga plastik naik drastis. Pembeli jadi sepi karena harga sudah terlalu mahal,” ujar Mansyur saat diwawancarai, Sabtu, 4 April 2026.

Ia merinci, harga kantong plastik jenis PE yang sebelumnya berada di kisaran Rp25 ribu per pak naik menjadi Rp48 ribu per pak atau per satu kilogram. Sementara itu, kantong plastik jenis PP yang awalnya Rp30 ribu mengalami kenaikan bertahap menjadi Rp34 ribu hingga mencapai Rp48 ribu.

Kenaikan juga terjadi pada kantong plastik jenis HD yang sebelumnya dijual sekitar Rp30 ribu hingga Rp38 ribu, kini melonjak hingga Rp48 ribu. Adapun kantong plastik laundry yang sebelumnya Rp38 ribu per pak naik menjadi Rp52 ribu.

Selain kantong plastik, harga cup gelas plastik disebut meningkat dari Rp8 ribu menjadi Rp12 ribu. Sementara kantong asoy naik dari Rp7 ribu menjadi Rp10 ribu. Secara umum, Mansyur memperkirakan kenaikan harga mencapai sekitar 50 persen, bahkan mendekati dua kali lipat untuk beberapa jenis produk.

Mansyur, yang telah lima tahun berjualan, menyebut pasokan barang selama ini ia ambil dari Kota Medan. Ia menilai lonjakan harga tersebut sangat memberatkan pedagang maupun masyarakat. Karena itu, ia berharap ada kebijakan pemerintah yang dapat membantu menstabilkan harga.

“Kami berharap harga bisa kembali normal dan pemerintah bisa membantu meringankan beban pedagang serta masyarakat,” katanya.