BERITA TERKINI
Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan di Tengah Ketidakpastian Energi Global

Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan di Tengah Ketidakpastian Energi Global

JAKARTA — PT Pertamina (Persero) mempercepat pengembangan energi baru terbarukan (EBT) sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan energi nasional di tengah ketidakpastian pasokan dan harga energi global.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, mengatakan pengembangan energi bersih menjadi langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan pada energi fosil sekaligus mendukung target pemerintah dalam transisi energi.

“Dinamika geopolitik global mempengaruhi stabilitas pasokan dan harga energi fosil. Karena itu, penguatan bauran energi melalui energi terbarukan menjadi penting,” kata Baron dalam keterangannya, Sabtu, 4 April 2026.

Hingga akhir 2025, Pertamina mencatat produksi energi bersih mencapai 8.743 gigawatt hour (GWh) yang berasal dari berbagai sumber rendah karbon. Sumber tersebut meliputi panas bumi, tenaga surya, serta gas to power yang tersebar di sejumlah wilayah.

Dari sisi kapasitas pembangkit yang dikelola, Pertamina mencatat panas bumi sebesar 772,5 megawatt (MW), pembangkit gas hingga 1.760 MW, serta tenaga surya dan biogas dengan kapasitas yang lebih kecil.

Selain pengembangan di sektor industri, Pertamina juga mendorong pemanfaatan energi terbarukan di tingkat masyarakat melalui program Desa Energi Berdikari (DEB). Hingga kini, sebanyak 252 desa telah mengadopsi berbagai sumber energi bersih, seperti panel surya, mikrohidro, dan biogas.

Pertamina menyebut program tersebut tidak hanya ditujukan untuk memperkuat ketahanan energi di desa, tetapi juga untuk mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.

Di sisi lain, Pertamina menegaskan komitmennya mendukung target Net Zero Emission 2060 serta pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) melalui pengembangan energi rendah karbon. Langkah ini dinilai penting untuk menghadapi gejolak energi global sekaligus mendorong kemandirian energi nasional yang berkelanjutan.