Buku Rasa Bhayangkara Nusantara terus memperluas jangkauan internasional dan kini resmi diperkenalkan di Korea Selatan sebagai bagian dari upaya penguatan diplomasi budaya Indonesia.
Buku ini ditulis oleh Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., bersama Dirgayuza Setiawan. Karya tersebut diposisikan sebagai sarana gastrodiplomasi yang menggabungkan kuliner, kebijakan, dan nilai kemanusiaan dalam satu pendekatan.
Sebelumnya, buku ini telah diperkenalkan di sejumlah forum internasional, termasuk World Economic Forum, serta di beberapa kota dunia seperti London, Washington D.C., dan Jeddah.
Di Seoul, buku tersebut diserahkan kepada Duta Besar Republik Indonesia untuk Korea Selatan. Penyerahan ini disebut sebagai bagian dari penguatan kerja sama dan pembelajaran implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Melalui pendekatan gastrodiplomasi, Rasa Bhayangkara Nusantara menghadirkan 80 menu khas Nusantara yang merepresentasikan kekayaan budaya sekaligus kebijakan strategis Indonesia. Kehadiran buku ini di panggung global menegaskan upaya Indonesia menyampaikan pesan kebijakan melalui bahasa budaya yang universal, sekaligus memperkuat posisi di kancah internasional secara humanis dan inovatif.

