BERITA TERKINI
Bursa Asia Menguat Pagi Ini, Investor Cermati Ketegangan AS-Iran dan Pergerakan Harga Minyak

Bursa Asia Menguat Pagi Ini, Investor Cermati Ketegangan AS-Iran dan Pergerakan Harga Minyak

Bursa saham Asia kompak menguat pada perdagangan pagi Selasa (7/4/2026). Pergerakan positif terjadi di sejumlah indeks utama kawasan, seiring pelaku pasar menilai perkembangan terbaru terkait konflik Iran dan respons pasar global.

Pada pukul 08.21 WIB, indeks Nikkei 225 naik 0,57% ke level 53.719,76. Indeks Taiex menguat 1,78% menjadi 33.152,44, sementara Kospi naik 1,35% ke 5.523,95. Di Australia, indeks ASX 200 melonjak 2% ke 8.751,2.

Penguatan pasar Asia-Pasifik ini mengikuti kenaikan di Wall Street, di tengah perhatian investor pada dinamika perang yang melibatkan Iran. Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan ancaman akan menargetkan infrastruktur sipil Iran apabila kesepakatan damai tidak tercapai dalam waktu kurang dari 24 jam. Pada saat yang sama, Trump memberi sinyal bahwa kepemimpinan Iran sedang bernegosiasi dengan sungguh-sungguh.

Trump juga kembali menuntut agar Iran membuka Selat Hormuz pada pukul 8 malam hari Selasa. Pembukaan jalur tersebut dinilai akan memungkinkan lalu lintas kembali mengalir melalui rute yang vital bagi pasokan energi global. Trump memperingatkan bahwa Amerika Serikat akan menghancurkan setiap jembatan dan pembangkit listrik dalam waktu empat jam jika tenggat waktu itu tidak dipenuhi.

Di sisi lain, Amerika Serikat dan Iran disebut tengah mempertimbangkan rencana kerangka kerja untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung selama lima minggu. Teheran menolak tekanan Trump untuk segera membuka kembali Selat Hormuz di bawah gencatan senjata sementara, dan kembali menyampaikan tuntutan agar perang diakhiri secara permanen.

Iran juga dilaporkan menolak proposal gencatan senjata dari AS dan mengajukan proposal 10 poin, yang mencakup penghentian permusuhan di kawasan, protokol jalur aman melalui Selat Hormuz, pencabutan sanksi, serta rekonstruksi. Menanggapi proposal tersebut, Trump mengatakan bahwa Iran membuat “proposal yang signifikan”, meski menurutnya belum cukup baik, dan menyatakan akan melihat perkembangan selanjutnya.

Di pasar komoditas, harga minyak bergerak naik pada Selasa pagi. Pada pukul 07.45 WIB, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak pengiriman Mei 2025 melonjak 1,1% menjadi US$ 113,67 per barel. Sejalan, minyak mentah Brent untuk kontrak pengiriman Juni 2026 dibuka menguat 0,5% ke US$ 110,34 per barel.

Sementara itu, pergerakan kontrak berjangka di Wall Street cenderung bervariasi. Kontrak berjangka S&P 500 sedikit berubah dan kontrak berjangka Nasdaq 100 turun sekitar 0,2%. Kontrak berjangka Dow Jones Industrial Average naik 48 poin, atau 0,1%.

Pada sesi reguler Senin (6/4/2026), Wall Street ditutup menguat. Indeks S&P 500 naik 0,44%, Nasdaq Composite menguat 0,54%, sedangkan Dow Jones Industrial Average naik 165,21 poin, atau 0,36%.