BERITA TERKINI
Bursa Jepang dan Korea Selatan Menguat, Pasar Asia Lain Banyak Libur

Bursa Jepang dan Korea Selatan Menguat, Pasar Asia Lain Banyak Libur

Bursa saham Jepang dan Korea Selatan dibuka menguat pada Senin (6/4/2026), di tengah liburnya sebagian besar pasar Asia. Perhatian investor masih tertuju pada perkembangan terbaru konflik di Timur Tengah sepanjang akhir pekan.

Di Jepang, indeks Nikkei 225 naik 0,62% dan indeks Topix yang lebih luas menguat 0,23%. Sementara di Korea Selatan, indeks Kospi naik 1,8% dan indeks Kosdaq bertambah 0,98%.

Sejumlah bursa di kawasan tidak beroperasi karena hari libur. Australia, Selandia Baru, dan Hong Kong tutup dalam rangka perayaan Paskah. Adapun pasar Tiongkok daratan dan Taiwan libur memperingati Festival Qingming.

Di sisi geopolitik, Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Minggu mengeluarkan ancaman baru untuk menyerang pembangkit listrik dan infrastruktur sipil Iran mulai Selasa, apabila Teheran tidak membuka kembali Selat Hormuz sepenuhnya. Selat tersebut merupakan jalur utama penyeimbang minyak antara Iran dan Semenanjung Arab yang sebelumnya menangani sekitar seperlima pasokan minyak dunia sebelum perang AS-Israel dan Iran dimulai pada 28 Februari.

Trump juga menyampaikan tenggat waktu “Selasa pukul 8 malam Waktu Bagian Timur” tanpa penjelasan rinci. Gedung Putih menyatakan tenggat itu merupakan batas waktu baru bagi Iran untuk mencapai kesepakatan dengan AS. Trump dijadwalkan menggelar konferensi pers bersama militer di Ruang Oval pada pukul 1 siang hari Senin.

Iran menolak ultimatum tersebut dan menyatakan Selat Hormuz hanya akan dibuka kembali sepenuhnya setelah kerusakan akibat perang diganti rugi. Teheran juga disebut terus menyerang target ekonomi dan infrastruktur di wilayah Teluk yang berdekatan, termasuk markas besar minyak Kuwait.

Di pasar energi, delapan negara anggota OPEC dan sekutunya menaikkan kuota produksi untuk Mei sebesar 206.000 barel per hari pada Minggu. Namun, langkah itu dinilai bersifat simbolis karena perang telah membatasi pengiriman dari beberapa negara anggota.

Harga minyak mentah AS West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei naik 2,57% menjadi US$114,11 per barel. Sementara patokan internasional Brent naik sekitar 2,62% menjadi US$111,65 per barel.