BERITA TERKINI
Denmark dan Greenland Usulkan Pembentukan Misi NATO di Arktik

Denmark dan Greenland Usulkan Pembentukan Misi NATO di Arktik

Pemerintah Denmark bersama Greenland mengusulkan pembentukan misi NATO di kawasan Arktik di tengah meningkatnya ketegangan menyusul pernyataan Amerika Serikat terkait wilayah otonom tersebut.

Menteri Pertahanan Denmark Troels Lund Poulsen mengatakan usulan itu telah disampaikan kepada Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte dalam pertemuan di Brussels pada Senin (20/1). Pernyataan tersebut disampaikan Poulsen dalam konferensi pers bersama Menteri Luar Negeri Greenland Vivian Motzfeldt, setelah keduanya bertemu dengan Mark Rutte dan Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Kaja Kallas.

“Kami telah membahasnya dan juga telah mengusulkannya,” kata Poulsen. Ia menambahkan, Denmark dan Greenland mendorong kehadiran NATO di Arktik sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan kawasan.

Poulsen tidak merinci tanggapan Sekjen NATO atas usulan tersebut. Namun, ia menegaskan Denmark akan terus menjalin dialog dengan pejabat Amerika Serikat dan tidak akan menghentikan upaya diplomasi. “Denmark tidak akan menjadi pihak yang menyerah dalam mengupayakan dialog,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Poulsen menyoroti pentingnya NATO bagi keamanan Eropa dan menyebut penarikan Amerika Serikat dari aliansi tersebut akan menimbulkan tantangan besar. Ia juga mengakui sejumlah pernyataan Presiden AS Donald Trump terkait Greenland telah menimbulkan kekhawatiran.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Greenland Vivian Motzfeldt menegaskan kerja sama antarnegara sekutu tetap menjadi prioritas, dengan fokus pada pertahanan bersama. Ia menyatakan pertahanan Greenland tidak terpisahkan dari pertahanan Amerika Serikat, sekaligus menekankan pentingnya keterlibatan Greenland dalam menyuarakan kepentingan rakyatnya.

“Bagi kami, yang terpenting adalah dapat berbicara atas nama masyarakat Greenland sambil berkontribusi mencari solusi terbaik bagi kepentingan mereka,” kata Motzfeldt.

Greenland merupakan wilayah otonom di bawah Kerajaan Denmark yang memiliki posisi strategis di kawasan Arktik serta kekayaan sumber daya mineral. Wilayah tersebut menarik perhatian Amerika Serikat di tengah kekhawatiran atas meningkatnya aktivitas Rusia dan China.

Presiden Donald Trump sebelumnya berulang kali menyatakan Amerika Serikat perlu menguasai Greenland demi kepentingan keamanan nasional dan mencegah pengaruh Rusia maupun China. Ia juga mengancam akan mengenakan tarif terhadap negara-negara sekutu yang menentang rencana tersebut.

Denmark dan Greenland menolak wacana penjualan wilayah itu dan kembali menegaskan kedaulatan Denmark atas Greenland.