BERITA TERKINI
Ekspor ASEAN ke AS Melonjak di Tengah Perang Dagang AS-China, Dipimpin Thailand dan Vietnam

Ekspor ASEAN ke AS Melonjak di Tengah Perang Dagang AS-China, Dipimpin Thailand dan Vietnam

Asia Tenggara disebut muncul sebagai penerima manfaat tak terduga dari gejolak perdagangan global di tengah perang dagang Amerika Serikat (AS) dan China. Analisis Lowy Institute menilai ekspor kawasan ini ke AS tumbuh lebih cepat dibandingkan pesaing utamanya, China.

Dalam laporan yang dirilis Rabu, Lowy Institute mencatat ekspor dari Association of Southeast Asian Nations (ASEAN)—yang terdiri dari 11 negara—ke AS melonjak 23% pada September dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan tersebut disebut dipimpin oleh Thailand dan Vietnam.

Di saat yang sama, pangsa pasar China dilaporkan menurun. Para ekonom Lowy Institute yang dipimpin Roland Rajah menilai salah satu faktor pendorongnya adalah perbedaan tarif efektif yang dikenakan AS. Tarif efektif AS terhadap China disebut telah meningkat menjadi 31%, sementara tarif bagi banyak negara ASEAN berada di kisaran 11%.

Perbedaan tarif itu dinilai membuat ekspor negara-negara ASEAN menjadi lebih kompetitif. Sebelumnya, tarif yang memberatkan dari Washington serta melemahnya permintaan di China sempat dipandang berisiko melemahkan model ekonomi Asia Tenggara yang berorientasi ekspor.