Sejumlah peristiwa internasional menjadi perhatian pembaca sepanjang sepekan, mulai dari kontroversi di arena SEA Games 2025 hingga aksi heroik warga sipil saat penembakan massal di Bondi Beach, Sydney, Australia. Berikut rangkuman kabar dunia terpopuler periode Senin (15/12/2025) hingga Minggu (21/12/2025).
Medali emas pesilat Thailand dicabut dan diberikan kepada Malaysia
Drama terjadi pada final pencak silat putra kelas di bawah 65 kilogram SEA Games ke-33 di Impact Arena, Muang Thong Thani, Rabu (17/12/2025). Pesilat Thailand, Pheeraphon Mittasan, semula dinyatakan menang 60-57 atas pesilat Malaysia, Muhammad Izzul Irfan Marzuki, berdasarkan keputusan wasit di arena. Namun, medali emas Mittasan kemudian dibatalkan menyusul banding yang diajukan kontingen Malaysia, dan emas itu diserahkan kepada atlet Malaysia.
Negara-negara Arab mempertanyakan penolakan bantuan asing untuk banjir Sumatera
Bencana banjir dan longsor besar melanda Pulau Sumatera pada akhir November hingga awal Desember 2025 setelah hujan deras turun selama berhari-hari. Sedikitnya lebih dari 950 orang dilaporkan meninggal dunia, ratusan lainnya masih hilang, dan lebih dari 770.000 warga terpaksa mengungsi. Di tengah skala bencana tersebut, Indonesia menolak sejumlah bantuan asing, termasuk bantuan 30 ton beras dari Uni Emirat Arab (UEA) untuk korban banjir di Medan.
Taiwan memborong senjata AS di tengah tekanan militer China
Amerika Serikat menyetujui penjualan senjata senilai 11 miliar dollar AS atau sekitar Rp 184 triliun kepada Taiwan. Pemerintah Taiwan mengumumkan persetujuan itu pada Kamis (18/12/2025). Paket ini disebut sebagai penjualan senjata kedua sejak Presiden Donald Trump kembali menjabat, di tengah meningkatnya tekanan militer China terhadap Taiwan.
Eropa menyerukan kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan konflik dengan Rusia
Para pejabat keamanan di Eropa secara terbuka menyerukan agar masyarakat bersiap menghadapi kemungkinan konflik dengan Rusia. Dalam beberapa pekan terakhir, peringatan bernada suram disebut kerap muncul dari pemerintah, militer, atau lembaga keamanan di berbagai negara Eropa. Situasi ini menandai pergeseran psikologis besar di kawasan yang selama puluhan tahun membangun identitasnya melalui harmoni dan kerja sama ekonomi pascaperang dunia.
Pesilat Vietnam masuk rumah sakit usai dipukul atlet Malaysia, protes disebut tak digubris
Atlet pencak silat Vietnam, Nguyen Minh Triet, dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami cedera serius pada laga semifinal kelas 65 kilogram putra SEA Games 2025 di Thailand. Triet menerima pukulan di bagian leher dari pesilat Malaysia, Muhammad Izzu, sebagaimana dilaporkan Tuoi Tre News pada Selasa (16/12/2025). Setelah terkena pukulan, Triet terjatuh dan ditangani tim kesehatan di arena.
Perusahaan di China berencana memberi apartemen gratis untuk karyawan tertentu
Sebuah perusahaan di China berencana membagikan 18 unit apartemen sebagai insentif bagi karyawan. Kebijakan itu disebut ditujukan untuk mempertahankan pekerja yang telah mengabdi selama lima tahun. Informasi mengenai hadiah rumah ini terungkap dari sebuah lowongan pekerjaan yang dibagikan oleh seorang eksekutif perusahaan, sebagaimana dikutip dari SCMP pada Sabtu (20/12/2025).
Aksi Ahmed El Ahmed saat penembakan Bondi Beach jadi sorotan
Aksi seorang warga sipil saat melumpuhkan salah satu pelaku penembakan massal di Bondi Beach, Sydney, Australia, Minggu (14/12/2025), menuai apresiasi. Dalam rekaman yang beredar, warga tersebut tampak menyergap pelaku dari belakang dan merebut senjata yang digunakan untuk menembak ke arah kerumunan. Menurut The Sydney Morning Herald, pria itu bernama Ahmed El Ahmed, seorang penjual buah dan ayah dua anak, yang aksinya diduga menyelamatkan banyak nyawa tanpa melukai pelaku.

