Sejumlah peristiwa internasional menjadi sorotan dalam rangkuman kabar dunia sepekan pada periode Senin (22/12/2025) hingga Minggu (29/12/2025). Mulai dari polemik di dunia akademik terkait penggunaan kecerdasan buatan (AI), isu viral yang berujung pelecehan terhadap individu, hingga dinamika geopolitik dan keamanan di berbagai kawasan.
Di Hong Kong, Paul Yip Siu-fai, profesor dari Hong Kong University (HKU), memutuskan mengundurkan diri setelah artikel ilmiah yang ia tulis bersama mahasiswa doktoralnya diketahui memuat referensi fiktif yang dihasilkan dengan bantuan AI. Kasus ini terungkap setelah universitas menelusuri makalah tersebut, memicu penyelidikan resmi, dan berujung pada penarikan artikel oleh penerbit jurnal.
Dari Amerika Serikat, Kristin Cabot—mantan kepala HRD di perusahaan teknologi Astronomer—mengaku mengalami pelecehan terus-menerus setelah dirinya viral. Ia menjadi sorotan usai tertangkap kamera berpelukan dengan bos perusahaannya saat itu, Andy Byron, dalam konser Coldplay di Foxborough, Massachusetts, pada Juli 2025.
Sementara itu di Inggris, bintang film dewasa asal Inggris, Bonnie Blue, menuai kecaman setelah mengunggah konten video yang memperlihatkan dirinya diduga melecehkan bendera Indonesia di depan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di London. Aksi tersebut terjadi setelah ia dideportasi dari Indonesia dan dikenai larangan masuk kembali selama 10 tahun. Tindakannya dinilai sebagai penghinaan terhadap simbol nasional Indonesia.
Di Malaysia, rencana Pemerintah Negara Bagian Melaka membangun jembatan hampir 48 kilometer yang menghubungkan Malaysia dan Indonesia mendapat kritik dari kalangan oposisi. Proyek yang diklaim dapat memangkas waktu tempuh Melaka–Indonesia menjadi sekitar 40 menit itu dinilai tidak realistis secara keuangan dan berpotensi membebani publik. Pemimpin oposisi Melaka, Dr Yadzil Yaakub, mempertanyakan tujuan serta kelayakan proyek yang masih berada pada tahap studi awal.
Di Afrika, Amerika Serikat melancarkan serangan udara terhadap kelompok militan ISIS di wilayah barat laut Nigeria. Operasi itu disebut dilakukan atas permintaan Pemerintah Nigeria sebagai bagian dari kerja sama keamanan kedua negara. Presiden AS Donald Trump menyebut serangan tersebut sebagai operasi yang “kuat dan mematikan” terhadap kelompok teroris, serta melibatkan pengerahan kapal perang.
Dalam perkembangan geopolitik, Israel secara resmi mengakui Somaliland sebagai negara merdeka dan berdaulat pada Jumat (26/12/2025). Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan pihaknya telah menandatangani deklarasi bersama untuk menetapkan hubungan diplomatik penuh dengan Somaliland. Netanyahu juga menggambarkan deklarasi itu sebagai bagian dari semangat Kesepakatan Abraham, perjanjian yang ditengahi Amerika Serikat untuk membangun hubungan diplomatik Israel dengan negara-negara Arab.
Dari Asia Tenggara, Myanmar menggelar pemilu pertama sejak penggulingan pemerintahan Aung San Suu Kyi pada Minggu (28/12/2025). Namun pemilu tersebut berlangsung di tengah perang saudara, ketika kelompok-kelompok bersenjata etnis dan milisi oposisi bertempur melawan militer untuk menguasai wilayah. Pemilu ini juga menuai kecaman karena dinilai sebagai upaya melegitimasi pemerintahan militer yang sebelumnya membatalkan pemilihan.
Rangkaian peristiwa tersebut menunjukkan beragam isu global yang berkembang dalam sepekan, dari etika pemanfaatan AI di ranah akademik, dampak viralitas terhadap individu, hingga ketegangan politik dan keamanan lintas negara.

