Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menjalin diplomasi hijau dengan Korea Forest Service (KFS) melalui kerja sama strategis di bidang tata kelola hutan. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan dua dokumen oleh Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dan Menteri Kehutanan Korea Selatan Park Eunsik di Seoul, Rabu (1/4).
Penandatanganan dilakukan dalam rangkaian kunjungan kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto ke Korea Selatan.
Raja Juli menyampaikan, dua dokumen yang diteken memuat penguatan pengelolaan hutan berkelanjutan serta penanganan kebakaran hutan. Menurutnya, kolaborasi antara Kemenhut dan KFS diharapkan memberi manfaat signifikan bagi Indonesia, terutama untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan.
Ia juga menilai kerja sama tersebut relevan dalam menghadapi potensi fenomena El Nino yang diproyeksikan terjadi pada Juni 2026. Raja Juli menyebut dukungan teknologi, peningkatan kapasitas, dan berbagi pengalaman dari Korea dapat membantu Indonesia memperkuat sistem pengendalian kebakaran hutan.

