Kunjungan kerja Menteri Pertahanan Prabowo Subianto ke Korea Selatan menghasilkan komitmen investasi dari sejumlah perusahaan besar Korea Selatan dengan total nilai mencapai Rp173 triliun. Komitmen tersebut disebut mencerminkan kepercayaan sektor swasta Korea terhadap prospek ekonomi dan stabilitas politik Indonesia, sekaligus menjadi dorongan bagi penguatan kerja sama ekonomi bilateral kedua negara.
Dalam rangkaian pertemuan bilateral itu, beberapa perusahaan yang menjadi perhatian antara lain POSCO dan Lotte Group. Kedua perusahaan tersebut menyatakan minat untuk memperluas investasi jangka panjang di Indonesia, termasuk melalui rencana pengembangan operasional seperti pembukaan pabrik baru dan peningkatan kapasitas produksi. Ekspansi ini juga diharapkan berdampak pada penambahan lapangan kerja bagi masyarakat setempat.
Selain POSCO dan Lotte Group, terdapat pula perusahaan Korea lainnya yang ikut dalam pertemuan dan menyampaikan rencana ekspansi bisnis di Indonesia. Komitmen investasi dari para pelaku industri tersebut diharapkan dapat berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional serta mendukung pembangunan infrastruktur di berbagai wilayah.
Pemerintah Indonesia, melalui delegasi yang dipimpin Prabowo, menyampaikan insentif serta jaminan kepastian hukum untuk mendorong realisasi investasi. Pemerintah juga menekankan komitmen dalam memberikan kemudahan perizinan, menciptakan ketenangan berusaha, dan menyiapkan infrastruktur pendukung bagi investor asing.
Meski demikian, realisasi investasi senilai Rp173 triliun ini dinilai bergantung pada konsistensi kebijakan, stabilitas makroekonomi, serta kelancaran implementasi reformasi struktural. Faktor lain yang disebut penting adalah kemampuan beradaptasi terhadap dinamika pasar global, termasuk transisi energi dan transformasi digital, agar momentum investasi dari Korea Selatan dapat terus terjaga.
Ke depan, koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah dan pelaku industri domestik, diperlukan untuk memastikan investasi asing tersebut terintegrasi dengan ekosistem ekonomi Indonesia. Kunjungan kerja semacam ini diharapkan menjadi pijakan bagi hubungan ekonomi Indonesia–Korea Selatan yang lebih mendalam dan berkelanjutan.

