Laporan tahunan yang diumumkan perusahaan konsultasi pengelolaan dan strategi bisnis global asal Inggris, Boston Consulting Group (BCG), memproyeksikan kawasan Asia-Pasifik akan menjadi kawasan terkaya nomor dua di dunia.
Laporan tersebut menghimpun nilai kekayaan sektor swasta yang mencakup uang tunai, simpanan, serta aset berbentuk saham dan obligasi. Namun, perhitungan itu tidak memasukkan kepemilikan real estate.
Menurut laporan yang sama, pada 2015 pertumbuhan kekayaan orang-orang kaya di dunia tercatat hanya 5,2%. BCG mengaitkan laju pertumbuhan tersebut dengan kondisi pasar keuangan yang mengalami banyak ketidakstabilan.
BCG juga mencatat jumlah jutawan meningkat cepat di perekonomian dengan pertumbuhan tinggi seperti Tiongkok dan India. Perkembangan ini disebut turut mendorong nilai kekayaan sektor swasta global meningkat hingga 168.000 miliar dolar Amerika Serikat.

