BERITA TERKINI
Macron Serukan Negara-negara Dunia Tak Bergantung pada AS atau China, Dorong “Koalisi Kemerdekaan”

Macron Serukan Negara-negara Dunia Tak Bergantung pada AS atau China, Dorong “Koalisi Kemerdekaan”

SEOUL—Presiden Prancis Emmanuel Macron menyerukan negara-negara di seluruh dunia agar tidak menjadi “vasal” atau bawahan Amerika Serikat (AS) maupun China. Seruan itu disampaikan menyusul perselisihan terbuka Macron dengan Presiden AS Donald Trump terkait perang AS dan Israel melawan Iran, serta perbedaan pandangan mengenai NATO.

Dalam kunjungannya ke Seoul pada Jumat, Macron mengajak sejumlah negara—termasuk Korea Selatan, Jepang, Brasil, India, Australia, dan Kanada—untuk membentuk “koalisi kemerdekaan”. Menurut Macron, koalisi tersebut dapat dibangun di atas komitmen bersama terhadap isu-isu seperti hukum internasional, demokrasi, dan perubahan iklim.

Berbicara dalam pidato di Universitas Yonsei, Macron menilai tatanan internasional yang selama beberapa dekade dianggap menciptakan stabilitas kini berada dalam kondisi yang tidak menentu. Ia menekankan perlunya peran aktif untuk membangun tatanan baru.

“Selama beberapa dekade, kita memiliki apa yang disebut stabilitas berdasarkan tatanan internasional ini dan beberapa kepastian yang kita miliki. Sekarang keadaannya naik turun. Kita tidak boleh hanya pasif dalam kekacauan baru ini. Kita harus membangun tatanan baru,” kata Macron.

Macron juga menegaskan bahwa tujuan negara-negara yang ia ajak bekerja sama bukan menjadi bawahan dari dua kekuatan besar. Ia menyatakan tidak ingin bergantung pada dominasi China maupun terlalu terpapar pada ketidakpastian AS.

Dalam konteks ketegangan terbaru, Macron disebut menolak mendukung perang AS dan Israel terhadap Iran. Ia juga menanggapi pernyataan Trump yang mengejek NATO sebagai “macan kertas” setelah anggota NATO dari Eropa menolak menjawab seruan untuk membuka blokade Selat Hormuz.