Persib Bandung menjadi perhatian berbagai media internasional menyusul kabar ketertarikan klub tersebut terhadap Layvin Kurzawa. Namun, media Italia menyampaikan catatan yang dinilai dapat menjadi kabar kurang menggembirakan terkait kondisi sang pemain.
Maung Bandung disebut tengah berupaya meningkatkan kualitas skuad pada bursa transfer paruh musim. Kebutuhan di lini pertahanan turut mengemuka setelah Federico Barba dikabarkan ingin kembali ke Eropa hanya beberapa bulan setelah direkrut.
Nama Kurzawa kemudian mencuat sebagai salah satu opsi. Bek kiri asal Prancis itu berstatus tanpa klub sejak meninggalkan Boavista, klub Portugal yang menjadi pelabuhan terakhirnya.
Ketertarikan Persib terhadap Kurzawa turut diulas media Italia, Tuttomercatoweb, yang melansir laporan dari media Prancis, Foot Mercato. Tuttomercatoweb menulis bahwa Kurzawa berpeluang menemukan jalur baru untuk melanjutkan kariernya setelah beberapa bulan jauh dari sorotan sepak bola Eropa.
Dalam laporan tersebut, Persib disebut sedang melakukan negosiasi lanjutan dengan Kurzawa. Tuttomercatoweb juga menggambarkan Persib sebagai klub Asia yang tidak terlalu dikenal di Eropa, namun dinilai sebagai kekuatan solid di Asia Tenggara dan secara reguler bersaing di AFC Champions League. Disebut pula bahwa strategi klub adalah mendatangkan pemain dengan latar belakang Eropa untuk meningkatkan level teknis dan berkembang di benua Asia.
Meski demikian, Tuttomercatoweb menyoroti aspek kebugaran Kurzawa. Minimnya menit bermain saat di Portugal—disebut hanya 170 menit dalam empat pertandingan—serta periode menganggur beberapa bulan terakhir menjadi pertimbangan. Media tersebut juga menyinggung riwayat masalah otot yang disebut memengaruhi kariernya, serta mencatat musim terakhir Kurzawa tampil lebih dari 20 kali terjadi pada 2020-2021.
Di sisi lain, jika transfer terwujud, Kurzawa disebut berpotensi terbantu dalam proses adaptasi karena Persib memiliki pemain asal Prancis lainnya, Andrew Jung.

