Acer melalui Predator Gaming Indonesia kembali ditunjuk sebagai mitra resmi VCT Pacific 2026. Dalam kemitraan ini, Acer juga menghadirkan desktop gaming Predator Orion 7000 sebagai perangkat utama yang digunakan di arena kompetisi.
Langkah tersebut menegaskan komitmen Acer dalam mendukung ekosistem esports, khususnya di kawasan Asia Pasifik. Keterlibatan Predator Gaming Indonesia pada musim 2026 melanjutkan peran perusahaan pada musim sebelumnya, yang disebut berhasil menjangkau lebih dari 850 ribu penggemar esports VALORANT melalui berbagai program komunitas.
Head of Marketing Acer Indonesia, Fransisca Maya, menyatakan VCT Pacific merupakan salah satu kompetisi paling kompetitif di kawasan. Ia menambahkan partisipasi Predator Gaming Indonesia menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk membangun ekosistem esports yang berkelanjutan, sekaligus menghadirkan teknologi gaming yang mampu memenuhi kebutuhan performa tinggi bagi pemain profesional.
VCT Pacific 2026 merupakan rangkaian kompetisi VALORANT tingkat regional yang mempertemukan tim-tim terbaik Asia Pasifik dan menjadi jalur kualifikasi menuju kompetisi global. Karena tuntutan standar performa tinggi, penggunaan Predator Orion 7000 sebagai perangkat resmi dinilai penting untuk menjaga kestabilan dan respons sistem selama pertandingan.
Untuk jadwal pelaksanaan, VCT Pacific Stage 1 digelar pada April hingga Mei 2026. Babak penyisihan grup hingga playoff awal berlangsung di Seoul, Korea Selatan, sebelum berlanjut ke Stage 1 Finals yang dijadwalkan berlangsung secara offline di Ho Chi Minh City, Vietnam pada Mei 2026.
Kompetisi kemudian berlanjut ke Stage 2 sebagai penentu tim menuju turnamen global berikutnya. Puncak Stage 2 Finals direncanakan berlangsung pada September 2026 di Busan, Korea Selatan.
Selain dukungan perangkat, Predator Gaming Indonesia juga menyiapkan sejumlah aktivitas yang melibatkan komunitas gamer. Program yang dijalankan selama VCT Pacific 2026 mencakup online watch party, live streaming podcast, serta viewing party offline untuk mendekatkan pengalaman kompetisi kepada penggemar di Indonesia.
Program komunitas ini meneruskan pendekatan yang telah dilakukan pada musim sebelumnya. Pada 2025, rangkaian watch party dan konten diskusi melalui kanal YouTube Predator Gaming Indonesia disebut menjangkau ratusan ribu penonton. Pada 2026, program serupa kembali dihadirkan dengan cakupan lebih luas dan berlangsung sepanjang musim kompetisi dari Maret hingga Agustus.
Dalam pelaksanaannya, konten yang disajikan tidak hanya menampilkan pertandingan, tetapi juga menghadirkan diskusi bersama pelaku industri esports, termasuk pemain profesional, streamer, hingga pemilik tim. Pendekatan tersebut diarahkan untuk memperkuat interaksi antara brand, komunitas, dan ekosistem esports secara keseluruhan.
Keterlibatan Acer melalui Predator Gaming Indonesia juga mencerminkan perkembangan industri esports yang kian terstruktur. Kompetisi seperti VCT Pacific tidak hanya menjadi ajang pertandingan, tetapi juga platform kolaborasi antara publisher game, brand teknologi, dan komunitas, dengan dukungan perangkat berperforma tinggi sebagai salah satu faktor penting dalam menjaga standar kompetisi.

