Uni Eropa menyampaikan ucapan selamat kepada Presiden Joko Widodo atas terpilihnya kembali sebagai Presiden Indonesia untuk periode 2019-2024. Ucapan tersebut disampaikan melalui Surat Bersama dari Presiden Dewan Eropa, Donald Tusk, dan Presiden Komisi Eropa, Jean-Claude Juncker, yang diserahkan ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Brussels, Belgia, pada Jumat, 24 Mei 2019.
Surat Bersama ini disampaikan di tengah berlangsungnya pemilu Uni Eropa yang dilaksanakan dari 23 hingga 26 Mei 2019 di seluruh negara anggota Uni Eropa yang berjumlah 28 negara.
Kerjasama dan Kemitraan Strategis
Dalam surat tersebut, Uni Eropa menekankan peran penting Indonesia sebagai mitra utama dalam bidang politik, ekonomi, dan perdagangan. Uni Eropa, sebagai salah satu organisasi demokrasi terbesar di dunia, menyatakan keinginan untuk terus memperluas kemitraan dengan Indonesia.
Uni Eropa juga menyebutkan kelanjutan pembahasan Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) antara kedua pihak sebagai upaya bersama untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat di kedua negara.
Selain itu, Uni Eropa menyatakan keinginannya untuk terus menjalin kerja sama bilateral maupun melalui mekanisme regional dan multilateral, seperti ASEAN, Asia-Europe Meeting (ASEM), G20, dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Konfirmasi Kemenangan Jokowi
Terpilihnya kembali Joko Widodo sebagai Presiden Indonesia juga mendapat ucapan selamat dari sejumlah pemimpin dunia, termasuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Presiden Rusia Vladimir Putin, dan Presiden Iran Hasan Rouhani.
Berdasarkan rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang diumumkan pada 21 Mei 2019, pasangan calon nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin, memperoleh 85.607.362 suara atau 55,50 persen suara sah. Sementara pasangan nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno, mendapatkan 68.650.239 suara atau 44,50 persen.