BERITA TERKINI
Uni Eropa Tunda Pembahasan Sanksi Baru Rusia, Prioritaskan Pinjaman 90 Miliar Euro untuk Ukraina

Uni Eropa Tunda Pembahasan Sanksi Baru Rusia, Prioritaskan Pinjaman 90 Miliar Euro untuk Ukraina

Uni Eropa disebut masih ragu melanjutkan pembahasan paket sanksi ke-20 terhadap Rusia karena memprioritaskan upaya mengamankan pinjaman senilai 90 miliar euro bagi Ukraina. Informasi tersebut dilaporkan Politico pada Selasa (21/4) dengan mengutip sejumlah diplomat.

Menurut laporan itu, konflik Rusia-Ukraina menjadi agenda Dewan Urusan Luar Negeri Uni Eropa pada hari yang sama. Dalam pembahasan tersebut, salah satu isu yang mencuat adalah berbagai kemungkinan jika jalur pipa Druzhba kembali beroperasi.

Politico juga menyebut perundingan paket sanksi ke-20 terhadap Rusia berpeluang segera dilanjutkan, karena Slovakia mengaitkan persetujuannya terhadap pembatasan baru dengan pemulihan operasi jalur pipa Druzhba.

Meski demikian, sejumlah diplomat dinilai belum yakin proses itu akan segera bergerak, dan menegaskan bahwa pinjaman untuk Ukraina tetap menjadi prioritas utama.

Sebelumnya, Bloomberg pada Senin melaporkan bahwa Ukraina berharap operasi jalur pipa Druzhba—yang menyalurkan minyak Rusia ke Hungaria dan Slovakia—akan dilanjutkan pada 21 April. Ukraina menghentikan aliran minyak ke Hungaria dan Slovakia pada 27 Januari.

Dalam perkembangan terkait, Menteri Luar Negeri Hungaria Peter Szijjarto pada 23 Februari menyatakan negaranya memblokir paket sanksi Uni Eropa ke-20 terhadap Rusia serta pinjaman 90 miliar euro untuk Ukraina, menyusul penutupan jalur pipa Druzhba.

Selanjutnya, Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban pada 5 Maret mengatakan Hungaria tidak akan berkompromi dengan Ukraina terkait blokade Druzhba dan akan memaksa Ukraina melanjutkan pemompaan “secara paksa.”