BERITA TERKINI
Valbury Futures Semarang Gelar Diskusi Arah Pasar Global 2026, Investor Diingatkan Cermat Kelola Risiko

Valbury Futures Semarang Gelar Diskusi Arah Pasar Global 2026, Investor Diingatkan Cermat Kelola Risiko

SEMARANG – PT Valbury Futures Cabang Semarang menggelar diskusi bertema membaca arah pasar global 2026 serta peluang trading di tengah ketidakpastian ekonomi dunia. Kegiatan ini berlangsung di Candi Plaza Building, Jalan Sultan Agung, Semarang, Selasa (7/4/2026) malam.

Diskusi tersebut diikuti puluhan peserta yang berasal dari kalangan nasabah maupun masyarakat umum. Vice President PT Valbury Futures Cabang Semarang, Ronald Candra, mengatakan forum semacam ini rutin digelar untuk memberikan pemahaman kepada investor sekaligus membuka akses edukasi bagi masyarakat luas.

“Ini memang kegiatan rutin untuk klien, tapi kami buka juga untuk umum, terutama bagi yang ingin mengetahui lebih lanjut terkait perdagangan berjangka dan komoditas,” ujar Ronald.

Ronald menilai kondisi ekonomi global yang belum stabil, termasuk dampak konflik geopolitik, dapat menghadirkan peluang di pasar. Namun, ia menekankan peluang tersebut perlu diimbangi dengan pemahaman risiko yang matang.

“Di balik situasi yang tidak menentu, selalu ada opportunity. Tapi bukan hanya peluang keuntungan, risiko juga harus dipahami,” jelasnya.

Ia menambahkan, trader perlu mampu membaca kondisi global secara komprehensif melalui analisis fundamental maupun teknikal. Sejumlah instrumen seperti emas, perak, dan minyak disebut sangat dipengaruhi dinamika global, sehingga membutuhkan ketelitian dalam pengambilan keputusan.

Ronald menyebut, sebagai perusahaan pialang, Valbury berperan memberikan informasi, analisis, serta arahan kepada nasabah. Meski demikian, keputusan transaksi tetap berada di tangan investor.

“Kami membantu memberikan insight dan analisa, tapi itu bukan acuan mutlak. Tujuannya agar nasabah bisa mengambil keputusan yang lebih baik,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Valbury juga memperkenalkan program edukasi gratis bagi masyarakat yang ingin belajar trading. Peserta mendapatkan materi dasar serta akses akun demo sebelum melakukan transaksi dengan dana riil.

Salah satu peserta, Ibrahim, mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menilai diskusi seperti ini penting untuk memperluas wawasan investor, terutama dalam memahami dinamika pasar.

“Dalam trading, tidak selalu soal buy atau sell, tapi bagaimana membaca situasi pasar,” katanya. Ia juga mengingatkan pentingnya pemahaman yang matang, khususnya bagi masyarakat yang ingin berinvestasi di komoditas seperti emas.