Kementerian Luar Negeri Vietnam menyatakan terus mengintensifkan diplomasi ekonomi, termasuk diplomasi energi, guna meminimalkan dampak ketegangan yang memburuk di Timur Tengah terhadap Vietnam. Pernyataan ini disampaikan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Pham Thu Hang, dalam konferensi pers rutin pada sore 2 April, menanggapi pertanyaan wartawan terkait langkah-langkah memastikan pasokan bahan bakar di tengah fluktuasi terbaru.
Pham Thu Hang mengatakan kementerian dan lembaga terkait, termasuk Kementerian Luar Negeri serta kantor perwakilan Vietnam di luar negeri, telah secara proaktif melaksanakan arahan dari Politbiro, Sekretariat, dan para pemimpin Partai serta Negara untuk meminimalkan dampak konflik terhadap Vietnam.
Menurutnya, Kementerian Luar Negeri berkoordinasi dengan Kementerian Pertahanan Nasional, Kementerian Keamanan Publik, serta kementerian dan lembaga terkait lainnya untuk secara rutin dan cepat memantau, menilai, dan memprediksi perkembangan situasi. Ia menyebut telah disampaikan sejumlah laporan yang menilai situasi sekaligus memberikan saran langkah-langkah agar tidak lengah, serta kesiapsiagaan merespons dan mengerahkan pasukan ketika konflik terjadi.
Di saat yang sama, Kementerian Luar Negeri juga mengarahkan perwakilan diplomatik Vietnam di luar negeri untuk memantau situasi secara cermat dan menjalankan tugas di tengah ketegangan yang berlanjut. Hingga saat ini, seluruh perwakilan diplomatik Vietnam di zona konflik disebut tetap berada di wilayah penugasannya, secara berkala memberikan informasi dan menjalankan kewenangan, terutama terkait perlindungan warga negara Vietnam.
Pham Thu Hang menambahkan, Kementerian Luar Negeri secara proaktif memperbarui informasi mengenai perkembangan dan penyesuaian kebijakan negara lain, untuk kemudian merekomendasikan solusi kepada pemerintah dalam merespons situasi, termasuk dalam pengelolaan ekonomi skala besar dan pengelolaan energi. Kementerian juga berkoordinasi erat dengan Kementerian Keuangan, Kementerian Perindustrian dan Perdagangan, serta lembaga terkait lainnya untuk bertukar informasi dengan para mitra, memperkuat kerja sama perdagangan dan investasi, serta mendorong dukungan timbal balik dalam menghadapi situasi saat ini.
Ia menegaskan bahwa Vietnam belakangan menerapkan diplomasi energi pada level tinggi dan level lainnya. Kementerian Luar Negeri juga telah meminta perwakilan Vietnam di luar negeri untuk secara proaktif bekerja sama dengan lembaga terkait serta pelaku usaha lokal dan asing guna mendukung upaya tersebut.
Dalam periode mendatang, Kementerian Luar Negeri dan perwakilan Vietnam di luar negeri disebut akan terus berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait untuk melaksanakan tugas ini.
Dalam konferensi pers yang sama, saat ditanya mengenai posisi Vietnam dalam menjamin kebebasan dan keselamatan navigasi, Pham Thu Hang menegaskan Vietnam selalu memberi perhatian pada jaminan kebebasan, keamanan, dan keselamatan navigasi di wilayah maritimnya. Ia juga menekankan pendirian konsisten Vietnam mengenai pentingnya mematuhi hukum internasional dalam menjamin keamanan dan keselamatan maritim demi perdamaian, stabilitas, kerja sama, dan pembangunan.

