Acer Edu Summit Asia Pacific 2026 menegaskan komitmen untuk mendorong kemajuan pendidikan di kawasan Asia Pasifik seiring meningkatnya peran kecerdasan buatan (AI) dalam membentuk masa depan pembelajaran. Forum ini mengusung tema “Future-Ready Learning: AI, Innovation, and Human-Centered Education,” dan mempertemukan pemangku kepentingan pendidikan di kawasan tersebut guna mendorong integrasi AI yang inklusif.
Agenda tahunan ini kembali digelar di Jakarta pada 22–23 April 2026, setelah pertama kali diselenggarakan pada 2025. Forum tersebut dihadiri delegasi internasional dari Australia, Hong Kong, India, Indonesia, Malaysia, Singapura, Korea Selatan, Taiwan, Thailand, Filipina, Sri Lanka, dan Vietnam.
Penyelenggaraan di Indonesia sekaligus menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu pasar penting dalam pengembangan ekosistem pendidikan digital Acer. Kegiatan ini juga menjadi wadah kolaborasi lintas sektor yang mempertemukan pendidik, pembuat kebijakan, dan pelaku industri untuk bertukar wawasan serta mengeksplorasi penerapan teknologi dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran.
President of Pan Asia Pacific Operations, Acer Inc., Andrew Hou, menyampaikan bahwa forum tersebut mencerminkan komitmen berkelanjutan perusahaan dalam membentuk masa depan pendidikan melalui teknologi. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi regional antarnegara untuk mendorong kemajuan bersama di bidang pendidikan.
Selama dua hari, rangkaian kegiatan meliputi sesi diskusi, presentasi, dan pertukaran pengalaman yang membahas berbagai pendekatan pemanfaatan AI secara efektif di dunia pendidikan. Topik yang diangkat mencakup pembelajaran yang dipersonalisasi, peningkatan literasi digital, serta peran pendidik yang terus berkembang seiring kemajuan teknologi.
Pada penyelenggaraan tahun ini, forum turut menghadirkan materi pendidikan berbasis AI dari MIT Media Lab, City Science Group, yang memperkenalkan Learning Foundry for AI and Robotics (FAIR). Dr. Michael Lin, Research Scientist di MIT, bersama Wolfgang Gruel, Profesor di Stuttgart Media University sekaligus Research Affiliate di MIT Media Lab, memaparkan bagaimana Learning FAIR memanfaatkan AI yang lebih personal agar dapat diterapkan secara luas dan relevan dengan kebutuhan masa depan.
Sesi lain diisi oleh Jun-Yu Fan, President of Chang Gung University of Science and Technology, yang membahas transformasi pedagogi melalui “The Algorithm of the Nursing Soul”. Sementara itu, Charles Le, AI Solutions Senior Manager di Altos Computing, menyoroti pentingnya membangun infrastruktur pendidikan yang kuat sebagai fondasi untuk mempercepat implementasi AI secara lebih efektif.
Dalam konteks penerapan gagasan yang dibahas, Altos Computing menampilkan ekosistem infrastruktur AI terintegrasi untuk mendukung kebutuhan pendidikan berbasis teknologi. Solusi yang diperkenalkan mencakup server AI berperforma tinggi Altos BrainSphere R680 F7 serta workstation AI P330 F6 SE, P130 F10, dan GB10 F1.
Acer juga menampilkan jajaran Copilot+ PC terbaru yang ditenagai prosesor Intel® Core™ Ultra Series 3, di antaranya Acer TravelMate P4 Spin 14 AI, Acer TravelMate P4 14 AI, dan Acer TravelMate P2 AI. Perangkat-perangkat tersebut ditujukan untuk mendukung kebutuhan kelas modern.