BERITA TERKINI
ANTARA Tegaskan Komitmen Dukung Perdamaian Timur Tengah lewat Berita Terverifikasi

ANTARA Tegaskan Komitmen Dukung Perdamaian Timur Tengah lewat Berita Terverifikasi

Jakarta — Perum Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA menegaskan komitmennya mendorong upaya perdamaian di Timur Tengah melalui pemberitaan yang akurat dan terverifikasi, sekaligus memperkuat dorongan diplomasi internasional.

Direktur Utama Perum LKBN ANTARA Benny Siga Butarbutar mengatakan, dalam situasi perang dan krisis global, media arus utama memiliki tanggung jawab besar untuk menghadirkan informasi yang dapat mendorong penyelesaian konflik secara damai. Menurut dia, ketika ketidakpastian meningkat akibat konflik, kantor berita perlu meningkatkan intensitas pemberitaan dari dalam negeri maupun luar negeri untuk melawan informasi yang kurang kredibel, termasuk yang dibuat dengan teknologi kecerdasan buatan.

Benny menilai, penguatan pemberitaan juga perlu mempertegas penyampaian sikap resmi pemerintah Indonesia terhadap konflik yang terjadi. Ia menyebut, sikap tersebut semestinya dapat dieskalasi menjadi tekanan politik yang lebih luas, tidak hanya dari Indonesia, tetapi juga dari negara-negara lain yang memiliki prinsip serupa.

Ia menambahkan, eskalasi pemberitaan dapat dilakukan dengan melibatkan perspektif kawasan seperti negara-negara ASEAN maupun negara yang tergabung dalam Organisasi Kerja Sama Islam (OKI). Selain itu, Indonesia disebut memiliki posisi strategis sebagai ketua D-8 yang dapat memperkuat suara kolektif negara-negara berkembang.

Melalui pendekatan tersebut, Benny berharap pemberitaan dapat memperluas tekanan politik internasional sehingga mendorong pihak-pihak yang berkonflik kembali ke jalur diplomasi. Ia juga menegaskan pentingnya menjaga kualitas informasi melalui sistem verifikasi yang ketat agar berita yang disampaikan tetap akurat dan tidak memperkeruh situasi.

Dalam konteks peliputan kawasan, Benny mengatakan ANTARA menempatkan reporter di Arab Saudi untuk memantau langsung perkembangan di Timur Tengah. Namun, ia mengakui penugasan itu berisiko mengingat kawasan tersebut berada dalam situasi konflik.

Di sisi lain, konflik di kawasan dilaporkan terus meningkat. Amerika Serikat dan Israel disebut melakukan serangkaian serangan terhadap target di dalam Iran, termasuk di Teheran, dengan laporan kerusakan dan korban sipil. Iran menanggapi dengan serangan rudal ke wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah sebagai tindakan pembelaan diri.

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) pada Minggu (1/3) menyatakan gelombang serangan ke-sembilan telah dimulai terhadap target-target di wilayah pendudukan dan target-target AS di Timur Tengah. Pernyataan itu dikutip dari stasiun televisi IRIB. IRGC juga menyebut angkatan udara Iran telah menghancurkan sistem pertahanan rudal THAAD dalam serangan di Al Dhannah, Uni Emirat Arab.

Dampak konflik turut terlihat pada jalur energi global. Data MarineTraffic yang dianalisis RIA Novosti menyebut sekitar 200 kapal tanker terjebak di pintu masuk Selat Hormuz di Teluk Oman pada Selasa (3/3), sehingga total kapal yang terjebak menjadi 300 kendaraan. Pada saat yang sama, tidak ada kapal tanker yang melintasi Selat Hormuz yang menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman dan Laut Arab. Secara geografis, pantai utara Selat Hormuz merupakan milik Iran, sedangkan kepemilikan pantai selatan dibagi antara Uni Emirat Arab dan Oman.

Di Jakarta, Menteri Luar Negeri Sugiono menyatakan Presiden Prabowo Subianto siap menjadi mediator apabila Iran dan Amerika Serikat berkeinginan membuka ruang mediasi. Sugiono menyampaikan pernyataan itu saat menanggapi perkembangan sikap Iran terkait kemungkinan tidak adanya negosiasi lanjutan dengan Amerika Serikat.