Musim Arda Güler bersama Real Madrid disebut-sebut berpotensi berakhir lebih cepat setelah sang pemain mengalami cedera otot serius di bagian belakang paha. Kabar tersebut disampaikan Real Madrid melalui pernyataan resmi klub.
Belum ada kepastian berapa lama pemain berusia 21 tahun itu harus menepi. Namun, perkiraan yang beredar menyebutkan Güler kemungkinan tidak akan bermain lagi hingga akhir musim.
Cedera ini datang di tengah situasi Real Madrid yang disebut tidak lagi memiliki banyak target pada sisa musim. Di Liga Champions, Real tersingkir pada perempat final oleh FC Bayern. Di Piala Spanyol, perjalanan mereka berakhir di babak 16 besar setelah kalah dari Albacete, tim divisi dua. Sementara di Liga Spanyol, dengan enam pertandingan tersisa, Real tertinggal sembilan poin dari pemuncak klasemen Barcelona.
Dalam laporan yang sama, disebutkan musim tanpa gelar berpotensi memunculkan konsekuensi di internal klub. Pelatih Alvaro Arbeloa dikabarkan akan dipecat paling lambat setelah musim berakhir.
Di level individu, Güler disebut menjalani musim terbaiknya bersama Real Madrid sejak bergabung dari Fenerbahçe pada 2023. Dalam 50 pertandingan resmi, ia terlibat langsung dalam 20 gol, terdiri dari enam gol dan 14 assist. Di Liga Champions, ia hampir menjadi penentu pada leg kedua perempat final setelah mencetak dua gol, yang juga menjadi gol pertamanya di kompetisi tersebut.
Namun, harapan Real untuk lolos disebut pupus setelah gol-gol menit akhir dari Luis Diaz dan Michael Olise. Seusai laga, Güler dikabarkan mendapat kartu merah karena protes keras terkait kartu merah kontroversial yang diterima Eduardo Camavinga.
Di luar kepentingan klub, cedera Güler juga menimbulkan kekhawatiran bagi tim nasional Turki menjelang Piala Dunia. Güler disebut menjadi salah satu tumpuan Turki, termasuk pada fase kualifikasi Piala Dunia pertama mereka sejak 2002, ketika ia mencatat empat assist dan satu gol. Turki dijadwalkan menghadapi Australia, Paraguay, dan tuan rumah Amerika Serikat pada fase grup turnamen yang digelar di AS, Kanada, dan Meksiko.
Real Madrid juga mengumumkan kabar cedera lain yang memperburuk situasi tim. Bek Eder Militao diperkirakan turut absen hingga akhir musim setelah kembali mengalami cedera paha. Militao sebelumnya baru pulih dari cedera otot parah pada April, dan sempat absen dari pertengahan Desember hingga awal April.
Kondisi Militao juga dinilai bisa berdampak pada tim nasional Brasil menjelang Piala Dunia. Disebutkan bahwa Militao sejatinya merupakan kandidat utama di posisi bek tengah, namun dalam periode pemulihan cedera yang berulang, duet Gabriel dan Marquinhos telah mengukuhkan posisi mereka.