BERITA TERKINI
Demonstrasi di Iran Masuk Pekan Kedua, Dipicu Krisis Ekonomi dan Pelemahan Nilai Tukar

Demonstrasi di Iran Masuk Pekan Kedua, Dipicu Krisis Ekonomi dan Pelemahan Nilai Tukar

Gelombang demonstrasi besar-besaran menentang pemerintahan di Iran memasuki pekan kedua sejak dimulai pada 28 Desember 2025. Aksi unjuk rasa berlangsung hampir setiap hari dan dilaporkan telah menyebar ke lebih dari 180 kota di 31 provinsi, dengan jumlah peserta mencapai jutaan orang.

Demonstrasi ini disebut sebagai yang terbesar di Iran sejak Revolusi 1979. Pemicu utamanya adalah krisis ekonomi yang memburuk, termasuk pelemahan nilai tukar mata uang di pasar terbuka.

Di pasar terbuka, nilai tukar rial dilaporkan merosot ke titik terendah sepanjang masa, sekitar 1,39 juta rial per dolar Amerika Serikat. Sebagai perbandingan, satu rupiah Indonesia disebut setara 63,1 rial Iran.