Pintu diplomasi di Berlin disebut terbuka lebar pada pekan ini, di tengah situasi perang yang terus menekan Ukraina. Saat musim dingin berlangsung dan serangan terhadap infrastruktur disebut tidak henti, Ukraina digambarkan berada pada posisi yang kian sulit.
Dalam konteks tersebut, Ukraina dihadapkan pada pilihan yang disebut nyaris mustahil. Mereka digambarkan “dipaksa” untuk menyerahkan sebagian wilayah kedaulatannya serta mengubur ambisi untuk bergabung dengan NATO.

