Moskow — Duta Besar Rusia untuk Inggris, Andrei Kelin, menilai gagasan pembentukan Tentara Eropa sebagai konsep yang utopis karena NATO disebutnya masih menjadi pilar utama pertahanan di Eropa.
Dalam siaran langsung saluran TV Rossiya 24 pada Rabu (9/7), Kelin mengatakan wacana mengenai pembentukan tentara di Eropa telah berulang kali muncul pada berbagai tahap sejarah dan perkembangan Uni Eropa. Namun, menurutnya, gagasan tersebut sulit terwujud.
Ia menyatakan bahwa NATO “telah dan tetap menjadi pilar utama” di sektor pertahanan Eropa. Kelin juga menambahkan bahwa konsep tentara Eropa yang independen dinilainya tetap utopis karena masih terlalu bergantung pada Washington dalam urusan pertahanan dan keamanan.
Dalam perkembangan terkait, KTT NATO pada 24–25 Juni di Den Haag menaikkan ambang batas target belanja pertahanan negara-negara anggota aliansi menjadi 5 persen dari produk domestik bruto (PDB), yang diperkirakan akan dicapai pada 2035.
Moskow, menurut laporan, telah berulang kali menyampaikan keprihatinan atas meningkatnya pergerakan pasukan NATO di dekat perbatasan barat Rusia. Kremlin menegaskan Rusia tidak mengancam siapa pun, tetapi tidak akan mengabaikan tindakan yang dinilai membahayakan kepentingannya.

