Kantor Wali Kota Jakarta Barat menerima kunjungan dua kepala daerah dari Kamerun, Selasa (28/4). Mereka adalah Wali Kota Ngaoudéré Idrissou Abana dan Wali Kota Bafut Ntonefor Kembu, yang disambut Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah bersama jajaran pejabat setempat.
Dalam pertemuan tersebut, para pihak membahas peluang kerja sama antarkota lintas negara. Topik diskusi mencakup tata kelola pemerintahan modern, pertukaran budaya, serta peluang investasi dan pendidikan.
Iin Mutmainnah menyatakan pertemuan itu menjadi langkah strategis untuk memperluas jejaring internasional Jakarta Barat. Ia menilai wilayahnya memiliki potensi yang belum sepenuhnya dimaksimalkan, termasuk kekuatan identitas budaya.
“Jakarta Barat punya identitas budaya yang kuat, seperti kawasan Kota Tua dan berbagai situs bersejarah. Ini bukan hanya kebanggaan lokal, tapi juga aset global yang bisa dipelajari dunia,” ujar Iin.
Ia juga menekankan bahwa kerja sama antarkota lintas negara menjadi kebutuhan di tengah kompetisi global. Menurutnya, pembukaan jejaring internasional dapat membantu mempercepat pembangunan dan meningkatkan daya saing daerah.
Dari pihak Kamerun, Ntonefor Kembu menyampaikan ketertarikan untuk mempelajari pengalaman Jakarta Barat dalam pengelolaan kota sekaligus pelestarian warisan budaya. “Kami melihat Jakarta Barat sebagai contoh. Banyak hal yang bisa kami pelajari, terutama dalam pengembangan kota, budaya, hingga peluang ekonomi,” katanya.
Idrissou Abana menyampaikan pandangan serupa. Selain sebagai kepala daerah, ia juga tokoh adat di wilayahnya. Ia mengaku terkesan dengan upaya Jakarta Barat menjaga budaya tanpa menghambat perkembangan modern, dan menilai pendekatan tersebut dapat menjadi inspirasi untuk mengembangkan pariwisata berbasis budaya tanpa kehilangan identitas lokal.
Pertemuan ini disebut sebagai langkah awal yang berpotensi berlanjut pada kerja sama lebih luas. Jika dikembangkan, kemitraan tersebut dapat mencakup bidang seperti transfer teknologi, pendidikan, hingga penguatan sektor bisnis.